Kasus Pembunuhan Anak Politisi PKS: Penangkapan yang Dipertanyakan
Polisi sudah mengumumkan penangkapan pelaku pembunuhan MAHM (9), anak politikus PKS Kota Serang, Maman Suherman. Tapi, ada suara yang meragukannya. Psikolog forensik Reza Indragiri angkat bicara. Ia curiga, pencuri yang ditangkap itu mungkin bukan orang yang mereka cari.
Menurut keterangan resmi, pelaku bernama HA (30) ditangkap Jumat lalu. Bukan di tempat kejadian perkara, melainkan saat dia kedapatan mencuri di rumah mantan anggota DPRD Kota Cilegon, Roisyudin Sayuri. Lokasinya di Lingkungan Pabuaran, Cilegon.
"Iya, ditangkap saat sedang mencuri,"
kata Direktur Reskrim Polda Banten, Kombes Dian Setyawan, mengonfirmasi penangkapan itu.
Dari interogasi polisi, HA kemudian dikaitkan dengan kasus pembunuhan yang lebih dulu terjadi. Dia disebut sebagai pelaku pembunuhan anak Maman Suherman itu.
Kronologi Penangkapan yang Tak Terduga
Ceritanya begini. HA tertangkap setelah kepergok asisten rumah tangga (ART) di rumah Roisyudin. Pelaku sempat bersembunyi, tapi si ART buru-buru cari bantuan warga untuk laporkan ke polisi.
Anggota DPRD Banten, Dede Rohana, membenarkan kejadian itu. Rumah yang dimaksud adalah milik saudaranya. "Saya memang tidak ada di lokasi saat itu," ujar Dede. Awalnya, dia sama sekali tidak tahu kalau pencuri ini terkait kasus pembunuhan di rumah Maman Suherman yang terjadi Selasa, 16 Desember 2025.
"Kami baru tahu malam harinya. Saat kami telepon polisi, ternyata dari hasil pengembangan, pelaku punya keterkaitan dengan kasus di BBS,"
jelasnya.
Rumah itu kosong saat dicuri. Pemiliknya sedang berada di BSD. "Setiap Sabtu-Minggu rumah itu kosong karena ditinggal ke BSD. Kalau hari Minggu memang tidak ada orang," lanjut Dede.
Barang yang hampir dirampas? Perhiasan, dan sebuah brankas yang sudah didorong keluar pakai kursi roda. Tapi belum sempat dibawa kabur.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Bantah Isu Telat Gaji, Ungkap Penyebab Gaji ASN Jabar Menyusut
Video Mesum di RSUD Kudus Terkuak, Pelaku Ketua LBH dan Perawat Dibebastugaskan
Misteri Dentuman dan Cahaya Merah Menggantung di Langit Cianjur
Dedi Mulyadi Tegaskan Tarif Pajak Kendaraan Tak Naik di 2026