Pemerintah Siapkan Kampung Haji di Arab Saudi, Targetkan Biaya Lebih Murah

- Rabu, 07 Januari 2026 | 01:12 WIB
Pemerintah Siapkan Kampung Haji di Arab Saudi, Targetkan Biaya Lebih Murah

Retret kabinet di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, tak hanya membahas urusan dalam negeri. Salah satu topik hangat yang mengemuka adalah keberhasilan pemerintah memenangkan bidding untuk sebuah properti di Arab Saudi tepatnya di kawasan yang dikenal sebagai Kampung Haji.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan rencana pengembangan lokasi tersebut. Menurutnya, lahan itu nantinya tak sekadar jadi tempat singgah biasa.

"Nanti kita akan bangun Kampung Hajinya. Jadi yang ada hotel, ada mal, dan lain-lain itu ya? Iya, kita berharap juga ada klinik di situ, kemudian kita berharap juga ada food court gitu,"

Ucap Prasetyo di Bojong Koneng, Selasa lalu. Gagasannya jelas: menciptakan satu kawasan yang representatif dan nyaman bagi jemaah Indonesia. Dengan fasilitas yang terintegrasi, mulai dari kesehatan hingga kuliner, diharapkan kebutuhan dasar para calon haji bisa terpenuhi dengan lebih baik.

Dia juga menyoroti potensi besarnya. Selain untuk ibadah haji, kompleks ini bisa melayani jemaah umrah yang jumlahnya hampir mencapai 1,8 juta per tahun. Angka yang tidak kecil.

Di sisi lain, ada target konkret dari Presiden Prabowo Subianto. Keberadaan Kampung Haji ini diharapkan bisa menjadi salah satu cara untuk menekan biaya perjalanan.

"Ya kita tentunya memiliki target supaya bisa semurah mungkin karena ujungnya adalah kita ingin mengurangi biaya naik haji bagi para jemaah kita dengan berbagai skenario dan berbagai cara ya,"

jelas Prasetyo. Soal biaya, rupanya tak cuma itu yang digarap. Pemerintah sedang berupaya memperpendek lama tinggal jemaah di Arab Saudi. Saat ini, masa tunggu itu berkisar 41 hari angka yang dirasa masih bisa ditekan.

"Kita menargetkan Bapak Presiden berharap bisa setidak-tidaknya seperti Malaysia. Malaysia kurang lebih di 31 hari. Tentunya kalau terjadi pengurangan yang sangat signifikan dari sisi jumlah hari maka itu akan bisa mengurangi cost haji kita,"

lanjutnya. Untuk mewujudkannya, negosiasi penambahan kuota penerbangan juga sedang digenjot. Semua langkah ini, jika terwujud, diharapkan bisa meringankan beban jemaah. Baik dari segi waktu, tenaga, maupun tentu saja, kantong.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar