Kemenangan di Derbi, Tapi Drama di Balik Layar MU Masih Berlanjut
MANCHESTER Hasil positif akhirnya datang. Manchester United meraih kemenangan penting dalam derbi panas melawan rival sekota. Perubahan pelatih sepertinya memberi angin segar. Tapi, jangan dulu berpesta. Soalnya, di balik sorak-sorak kemenangan, keributan internal justru kembali memanas.
Kali ini, pusat badainya adalah Lisandro Martinez. Bek tangguh asal Argentina itu tersulut emosi setelah mendapat kritik pedas. Reaksinya yang blak-blakan langsung memicu perdebatan sengit.
Kritik itu datang dari dua sosok yang sangat dihormati di Old Trafford: Paul Scholes dan Nicky Butt. Kedua legenda itu tak tinggal diam. Mereka balik menyerang, menasihati Martinez agar bersikap lebih dewasa dalam menghadapi komentar dari orang luar.
Semuanya berawal dari candaan Scholes dan Butt di sebuah podcast. Saat menganalisis laga derbi, mereka mengolok-olok tinggi badan Martinez yang tak sampai 180 cm. Bagaimana mungkin, canda mereka, dia bisa menghadapi Erling Haaland, striker City yang bak menara jangkung? Mereka bahkan berkelakar bahwa Haaland bisa saja mengangkat Martinez dan lari bersamanya di lapangan.
Ternyata, Martinez punya jawabannya di lapangan hijau. Penampilannya sangat dominan dan menjadi kunci kemenangan United 2-1. Bukan cuma itu, usai pertandingan, dia melontarkan respons yang tak kalah pedas. Martinez menantang Scholes untuk datang ke rumahnya jika punya masalah, ketimbang hanya berkomentar di media.
Artikel Terkait
Maret, Panggung Pertama John Herdman: Ujian Nyata di FIFA Series
Thomas Frank Bertekad Bertahan di Tottenham di Tengah Badai Kritik
Mourinho Tolak Sinetron Madrid: Saya Tak Mau Terlibat
Jonatan Christie Mundur dari Indonesia Masters, Dengarkan Tubuh Lebih Penting