HARIAN, MADRID – Situasi di Real Madrid mendadak runyam. Menjelang duel krusial melawan Celta Vigo dan Elche, skuad ibu kota Spanyol itu harus kehilangan tiga pemain penting. Semuanya berawal dari insiden panas dalam laga kontra Getafe, Senin lalu, yang berujung pada sanksi disiplin tegas dari federasi.
Mastantuono Jadi Korban Pertama
Nama Franco Mastantuono paling menyita perhatian. Pemain muda itu diusir wasit Alejandro Muñíz Ruiz di menit-menit akhir pertandingan. Alasannya? Sikapnya dinilai terlalu berlebihan menentang keputusan wasit.
Tak cuma kartu merah, Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol kemudian menjatuhkan hukuman tambahan: larangan tampil selama dua pertandingan.
Menurut sejumlah saksi di pinggir lapangan, Mastantuono melontarkan protes keras usai insiden itu.
"Sungguh memalukan, sungguh memalukan," ujarnya kepada wasit, begitu kira-kira yang terdengar.
Klub sempat berupaya mengajukan banding pada Rabu kemarin. Sayang, upaya itu ditolak mentah-mentah. Hukuman pun tetap berlaku, dan Madrid harus merelakan sang gelandang absen.
Bukan Cuma Mastantuono
Masalahnya tak berhenti di situ. Dua pilar pertahanan, Dean Huijsen dan Alvaro Carreras, juga ikut terkena imbas. Keduanya menerima kartu kuning kelima musim ini di laga yang sama. Otomatis, mereka dihukum satu pertandingan dan pasti absen lawan Celta Vigo.
Keputusan komite disiplin soal ini datang berbarengan. Madrid juga coba mengulur nasib untuk Aurelien Tchouameni, yang dikartu kuning pada menit ke-71 karena menjatuhkan Mauro Arambarri. Lagi-lagi, banding mereka ditolak. Keputusan wasit dianggap final.
Jadwal Padat, Tekanan Meningkat
Nah, inilah masalah sebenarnya. Rentetan sanksi ini datang di waktu yang sangat tidak tepat. Real Madrid punya jadwal mencekam: bertandang ke markas Celta Vigo Jumat malam, lalu menjamu Elche, dan diselanya ada laga besar babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City.
Di sisi lain, persaingan di puncak klasemen La Liga masih panas. Barcelona terus membayangi. Pelatih Alvaro Arbeloa punya pesan jelas: Los Blancos tak boleh lagi kehilangan poin jika ingin tetap bertahan dalam pacuan perebutan gelar.
Dengan tiga pemain kunci tertahan sanksi, tantangan buat Arbeloa dan anak asuhnya jelas semakin berat. Mereka dipaksa berimprovisasi mencari solusi di tengah krisis kecil yang datang tiba-tiba ini.
Artikel Terkait
Persib vs Borneo: Duel Sengit Perebutan Puncak Klasemen Super League
Barcelona Batal Rekrut Diomande, Leipzig Pertahankan dengan Harga 100 Juta Euro
Kemenangan Tipis Madrid atas Alaves Tak Redam Kekecewaan Suporter
Grand Final Proliga 2026: Megawati Cs Hadapi Mantan Klub di Duel Sengit