PSSI Buka Peluang Comeback Elkan Baggott ke Timnas di Era Herdman

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:15 WIB
PSSI Buka Peluang Comeback Elkan Baggott ke Timnas di Era Herdman

JAKARTA – Kabar soal kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia ramai dibicarakan. Menanggapi hal itu, Arya Sinulingga, anggota Exco PSSI, buka suara. Intinya, peluang itu ada, tapi semuanya kembali ke tangan sang pemain sendiri.

Terakhir kali Baggott mengenakan jersey Merah-Putih itu di Piala Asia 2023, tepatnya di babak 16 besar. Setelah momen itu, namanya seperti menghilang dari skuad Garuda. Padahal, saat itu tidak ada catatan cedera yang menghalanginya.

Banyak yang menduga, absennya bek jangkung itu berkaitan dengan hubungannya yang dikabarkan kurang harmonis dengan pelatih Shin Tae-yong kala itu. Meski Shin sudah tidak lagi menangani tim nasional, Baggott tetap absen. Bahkan saat tim sempat ditangani Patrick Kluivert, namanya juga tak masuk daftar.

Menurut Arya Sinulingga, situasinya lebih ke arah pilihan pribadi pemain. Kala itu, Elkan memilih untuk benar-benar fokus membela klubnya.

"Elkan Baggott? Sebenarnya bukan di pelatih, di pemain saat itu. Dia lebih fokus ke klub saat itu,"

kata Arya kepada para wartawan di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).

Namun begitu, angin segar kini berhembus. Di bawah kepemimpinan pelatih baru, John Herdman, pintu seleksi terbuka lebar. Peluang untuk comeback di ajang FIFA Series 2026 pun terbentang.

Arya menegaskan, keputusan akhir soal pemanggilan tentu ada di tangan pelatih dan melihat kebutuhan tim. Posisi bek tengah sendiri saat ini punya beberapa opsi. "Jadi, ini belum tahu, sesuai kebutuhan saja. Di posisinya Elkan bagaimana? Banyak? Nanti banyak pilihan-pilihan," tuturnya.

Di sisi lain, Arya meyakini bahwa peluang itu tetap terbuka lebar jika Baggott menunjukkan kesiapan dan kemauan. Pelatih mana sih yang akan menolak pemain berkualitas?

Pada akhirnya, bola ada di kaki Elkan Baggott. Jika dia bersedia, jalan menuju FIFA Series 2026 masih jelas. Turnamen mini itu sendiri akan digelar di Indonesia pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia dijadwalkan berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis, sementara Bulgaria menghadapi Kepulauan Solomon. Dua pemenangnya nanti akan bertemu di partai puncak.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar