Gus Yahya mengaku belum memegang surat fisik yang memintanya mundur dari posisi Ketua Umum PBNU. Padahal, kabar tentang surat itu sudah menyebar kemana-mana.
Menurutnya, dokumen yang beredar di media sosial itu diragukan keasliannya. "Saya belum menerima secara fisik surat apa pun dari Syuriah," tegasnya. Ia berbicara usai menghadiri rapat koordinasi Ketua PWNU se-Indonesia di Surabaya, Minggu (23/11).
Yang jadi masalah, surat itu tidak memenuhi standar dokumen resmi organisasi. Gus Yahya secara khusus menyoroti soal tanda tangan.
"Kalau dokumen resmi, tanda tangannya digital. Itu bisa dipertanggungjawabkan, kapan dan oleh siapa ditandatangani," ujarnya.
Artikel Terkait
Inter Milan Hadapi Tekanan Berat di Laga Penentu Lawan Bodo/Glimt
Imsak Surabaya Hari Ini Pukul 04.08 WIB, Berbuka 17.53 WIB
Warga Makassar Diingatkan Imsak Hari Ini Pukul 04.43 WITA
Atletico Madrid Hadapi Club Brugge di Laga Penentu Tiket 16 Besar Liga Champions