Gus Yahya mengaku belum memegang surat fisik yang memintanya mundur dari posisi Ketua Umum PBNU. Padahal, kabar tentang surat itu sudah menyebar kemana-mana.
Menurutnya, dokumen yang beredar di media sosial itu diragukan keasliannya. "Saya belum menerima secara fisik surat apa pun dari Syuriah," tegasnya. Ia berbicara usai menghadiri rapat koordinasi Ketua PWNU se-Indonesia di Surabaya, Minggu (23/11).
Yang jadi masalah, surat itu tidak memenuhi standar dokumen resmi organisasi. Gus Yahya secara khusus menyoroti soal tanda tangan.
"Kalau dokumen resmi, tanda tangannya digital. Itu bisa dipertanggungjawabkan, kapan dan oleh siapa ditandatangani," ujarnya.
Artikel Terkait
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus