Tragedi di Rel Kereta: Seorang Pria Tewas Terserempet Turangga Malam Tahun Baru

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 20:30 WIB
Tragedi di Rel Kereta: Seorang Pria Tewas Terserempet Turangga Malam Tahun Baru

Malam pergantian tahun di Jombang diwarnai kabar duka. Seorang pria tewas setelah terserempet kereta api Turangga.

Peristiwa nahas itu terjadi di Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, tepatnya Rabu malam (31/12/2025) sekitar pukul 21.45. Kereta yang melaju di jalur Surabaya-Bandung itu dikabarkan menyerempet korban.

Kapolsek Perak, Iptu M Supriyo, mengungkapkan kronologi awalnya berasal dari laporan masinis.

"Masinis melaporkan telah terjadi senggolan dengan seorang laki-laki di jalur rel wilayah Temuwulan. Informasi itu kemudian diteruskan ke pihak kepolisian," jelas Supriyo.

Petugas pun langsung bergerak. Mereka menemukan korban dalam kondisi yang memilukan: sudah tak bernyawa, tergeletak telungkup di dekat rel dengan luka-luka serius. Dugaan sementara, luka itu akibat benturan keras.

"Dari pemeriksaan awal di lokasi, korban sudah meninggal dunia dan terdapat luka akibat terserempet kereta," tambah Supriyo.

Korban kemudian teridentifikasi sebagai Sudarmawan, 43 tahun, warga Dusun Caruk Kulon, Desa Jabon. Keluarga yang bergegas ke lokasi turut memastikan identitasnya.

Menurut penuturan keluarga, Sudarmawan disebut-sebut memiliki riwayat gangguan kesehatan mental. Beberapa waktu terakhir, kondisinya dilaporkan sedang tidak baik ada tekanan psikologis yang ia alami.

Meski begitu, polisi masih menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi di atas rel itu malam hari. Hasil penelusuran sementara menyebut korban diduga sudah berada di sekitar jalur sebelum kereta melintas. Namun begitu, pihak kepolisian menegaskan belum menemukan indikasi lain selain kecelakaan tragis ini.

Jenazah Sudarmawan akhirnya dievakuasi ke RSUD Jombang. Keluarga memilih untuk menerima musibah ini dengan lapang, bahkan menolak dilakukannya autopsi.

"Keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah," pungkas Kapolsek Supriyo menutup penjelasannya.

Insiden di Jombang ini kembali menyisakan kepiluan dan peringatan tentang keselamatan di sekitar jalur kereta api. Sebuah nyawa melayang di penghujung tahun, meninggalkan duka bagi keluarga yang ditinggalkan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar