Korban kemudian teridentifikasi sebagai Sudarmawan, 43 tahun, warga Dusun Caruk Kulon, Desa Jabon. Keluarga yang bergegas ke lokasi turut memastikan identitasnya.
Menurut penuturan keluarga, Sudarmawan disebut-sebut memiliki riwayat gangguan kesehatan mental. Beberapa waktu terakhir, kondisinya dilaporkan sedang tidak baik ada tekanan psikologis yang ia alami.
Meski begitu, polisi masih menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi di atas rel itu malam hari. Hasil penelusuran sementara menyebut korban diduga sudah berada di sekitar jalur sebelum kereta melintas. Namun begitu, pihak kepolisian menegaskan belum menemukan indikasi lain selain kecelakaan tragis ini.
Jenazah Sudarmawan akhirnya dievakuasi ke RSUD Jombang. Keluarga memilih untuk menerima musibah ini dengan lapang, bahkan menolak dilakukannya autopsi.
"Keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah," pungkas Kapolsek Supriyo menutup penjelasannya.
Insiden di Jombang ini kembali menyisakan kepiluan dan peringatan tentang keselamatan di sekitar jalur kereta api. Sebuah nyawa melayang di penghujung tahun, meninggalkan duka bagi keluarga yang ditinggalkan.
Artikel Terkait
Misteri Dentuman dan Cahaya Merah Menggantung di Langit Cianjur
Dedi Mulyadi Tegaskan Tarif Pajak Kendaraan Tak Naik di 2026
Sopir Pribadi Diduga Dalang Bocornya Video Intim Inara Rusli
Rekaman Pemerkosaan Jadi Senjata, Karyawati Dipaksa Kerja Tanpa Gaji 15 Tahun