Setelah berjalan cukup lama dengan struktur yang belum sepenuhnya solid, Kementerian Haji dan Umrah akhirnya bakal diisi oleh para pejabat definitif. Ini kabar baik, lho. Sebagai kementerian yang masih baru, mereka memang harus menata ulang organisasinya agar sesuai dengan payung hukum terbaru.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan konfirmasi langsung soal ini dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Senayan, Selasa (24/11).
"Besok kami akan lantik semua pejabat di tingkat pusat eselon II sampai IV. Eselon I kami sudah mendapat informasi dari Mensesneg sudah diteken Presiden. Kalau besok kami sudah terima, semua di tingkatan pusat, kami akan lantik Rabu besok sore,"
ujar Dahnil.
Dia mengakui, membenahi birokrasi sekaligus membangun fondasi internal sebuah kementerian baru bukan perkara mudah. Rasanya seperti membangun rumah sambil ditinggali. Di satu sisi, proses penyelenggaraan ibadah haji harus terus berjalan tanpa boleh terhambat. Di sisi lain, urusan keorganisasian menuntut percepatan yang tidak main-main.
Bahkan, hal-hal yang tampaknya sederhana seperti lokasi kantor pun masih jadi perdebatan serius.
"Kantor kami saja kami harus berjibaku dengan itu. Posisi kantornya Kemenhaj itu masih jadi debat luar biasa, sudah ada perintah terang dari Mensesneg bisa juga jadi masalah di tatanan operasional. Kami masih berhadapan dengan urusan itu,"
tambahnya.
Hingga saat ini, jajaran Kemenhaj sebenarnya hanya diisi oleh Menteri dan Wakil Menteri yang sudah definitif. Sementara itu, posisi-posisi lain di bawahnya masih diisi oleh pejabat pelaksana tugas atau Plt. Struktur di tingkat daerah pun kondisinya tak jauh berbeda masih menunggu kepastian dan pengisian formasi.
Artikel Terkait
ICW Desak KPK Periksa Menteri Agus Andrianto dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA
POPSI Kritik PP Nomor 24 Tahun 2026, Nilai Aturan Ekspor Sawit Berpotensi Tak Transparan dan Rugikan Petani
PSM Makassar Dikaitkan dengan Pemain Kroasia Ivan Šarić untuk Musim Depan
Said Iqbal Dijadwalkan Dilantik sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan Besok