Layar televisi pemerintah Venezuela, VTV, menampilkan sosok Delcy Rodriguez duduk di balik sebuah meja di Istana Miraflores. Ia tak sendirian. Dua sosok kunci, Menteri Pertahanan Vladimir Padrino dan Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello, berada di sampingnya. Pemandangan ini muncul tak lama setelah peristiwa dramatis penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh pasukan AS.
Rodriguez, yang kini ditunjuk sebagai pemimpin sementara negara itu, langsung mengambil sikap. Melalui sebuah pernyataan di Telegram, ia menyampaikan pesan terbuka kepada Gedung Putih.
"Hubungan harus didasarkan pada kesetaraan kedaulatan dan non-intervensi," tulisnya.
Intinya jelas: sebuah ajakan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membangun hubungan baru. Bukan permusuhan, melainkan hubungan yang saling menghormati. "Rakyat kita dan kawasan kita layak mendapatkan perdamaian dan dialog, bukan perang," tegas Rodriguez. Suaranya seperti mencoba meredakan ketegangan yang memuncak.
Artikel Terkait
Stasiun JIS Ditargetkan Beroperasi Juni 2026, Dukung Tren Kenaikan Penumpang KRL
NASA Gandeng Swasta Genjot Misi Pendaratan Berawak di Bulan 2028
Gubernur DKI Dukung Penangkapan Ikan Sapu-sapu untuk Lindungi Ekosistem Perairan
AS dan Iran Gelar Pembicaraan Tingkat Tinggi di Islamabad untuk Akhiri Perang Enam Minggu