Layar televisi pemerintah Venezuela, VTV, menampilkan sosok Delcy Rodriguez duduk di balik sebuah meja di Istana Miraflores. Ia tak sendirian. Dua sosok kunci, Menteri Pertahanan Vladimir Padrino dan Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello, berada di sampingnya. Pemandangan ini muncul tak lama setelah peristiwa dramatis penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh pasukan AS.
Rodriguez, yang kini ditunjuk sebagai pemimpin sementara negara itu, langsung mengambil sikap. Melalui sebuah pernyataan di Telegram, ia menyampaikan pesan terbuka kepada Gedung Putih.
"Hubungan harus didasarkan pada kesetaraan kedaulatan dan non-intervensi," tulisnya.
Intinya jelas: sebuah ajakan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membangun hubungan baru. Bukan permusuhan, melainkan hubungan yang saling menghormati. "Rakyat kita dan kawasan kita layak mendapatkan perdamaian dan dialog, bukan perang," tegas Rodriguez. Suaranya seperti mencoba meredakan ketegangan yang memuncak.
Artikel Terkait
Pertamina EP Temukan Sumur Minyak Baru dengan Potensi 3.442 Barel Sehari
Pramono Anung Siap Resmikan Taman Bendera Pusaka dengan Jogging Track 1,2 Km
Prabowo Desak Kabinet Percepat Pembangunan Kampung Nelayan
Prasetyo Buka Peluang Anak Jalanan dan Disabilitas Masuk Program Makan Gratis