Igor Tolic menyatakan kehormatannya setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Persib Bandung untuk menghadapi musim 2026/2027. Pelatih asal Kroasia berusia 47 tahun itu mengemban amanah baru di klub BRI Super League tersebut menggantikan Bojan Hodak yang kini beralih peran menjadi penasihat teknis.
Dalam pernyataan yang dikutip dari keterangan resmi klub, Tolic menyampaikan rasa terima kasih kepada Glenn Sugita, selaku Chief Executive Officer PT Persib Bandung Bermartabat, serta kepada pendahulunya, Bojan Hodak. “Terima kasih karena telah memberikan saya kesempatan ini untuk melanjutkan pekerjaan di Persib,” ujar Tolic.
Sebelum menjabat sebagai pelatih kepala, Tolic telah menjadi bagian dari tim kepelatihan Persib selama dua musim terakhir. Ia bergabung sebagai asisten pelatih Hodak dan didatangkan untuk menggantikan Goran Paulic pada awal Liga 1 2024/2025. Kedekatannya dengan klub, kota, dan masyarakat Bandung disebut telah terbangun kuat selama masa tersebut.
“Saya memiliki rasa cinta dan hormat yang besar untuk masyarakat dan negara ini,” ucap Tolic, menegaskan ikatan emosional yang telah ia bangun bersama Pangeran Biru.
Di sisi lain, Tolic tidak membuang waktu dalam mempersiapkan diri. Pada jeda kompetisi setelah perayaan gelar juara, ia mengaku tengah menyusun program kerja secara intensif. Pengumpulan data dan informasi terus dilakukan untuk merancang rencana pramusim yang matang dan terukur.
Sementara itu, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa keputusan memberikan jabatan pelatih kepala kepada Tolic diambil melalui pertimbangan yang matang. Fokus utama dari langkah ini adalah menjaga kesinambungan dan stabilitas jangka panjang klub.
Adapun Bojan Hodak, yang sebelumnya berhasil membawa Persib Bandung meraih gelar juara Liga Indonesia tiga musim beruntun, tidak sepenuhnya meninggalkan klub. Ia akan tetap berada dalam ekosistem Shareholders Group dan menjalankan peran baru sebagai Technical Advisor, memastikan transisi kepelatihan berjalan tanpa mengganggu fondasi yang telah dibangun.
Artikel Terkait
30 Mei dalam Sejarah: Jayakarta Jatuh ke VOC hingga FIFA Bekukan PSSI
Trump Tetapkan Syarat Mutlak Larangan Nuklir Iran demi Kesepakatan Damai
Bayi 2 Tahun Tewas dengan Belasan Luka Tusuk di Bekasi, Pelaku Paman Kandung yang Alami Gangguan Jiwa
Tokoh Adat Papua Laporkan Dugaan Eksploitasi Tanpa Izin dalam Film ‘Pesta Babi’ ke Polda Metro Jaya