Jalur tram 41 di Bukarest lumpuh total pada Jumat, 17 Juli 2026, sekitar dua jam sebelum laga pembuka Superliga antara FCSB dan FC Arges. Sebuah unit armada tram mendadak anjlok saat melintasi Bulevardul Ghencea, memicu kekacauan mobilitas suporter yang hendak menuju Stadion Steaua.
Penumpang terpaksa turun dengan membawa barang bawaan dan melompati pagar pembatas rel untuk mencapai halte bus terdekat. Padahal, sehari sebelumnya Asosiasi Transportasi Publik Bukarest (TPBI) telah memperpanjang jadwal operasional koridor 41 demi mengantisipasi lonjakan penonton.
Jalur tram 41 merupakan rute krusial sepanjang 12 kilometer yang membentang dari Piata Presei hingga Ghencea, melewati 15 halte. Gangguan teknis ini langsung berdampak signifikan pada arus suporter menuju arena pertandingan.
FCSB terpaksa menggunakan Stadion Steaua di Ghencea sebagai markas sementara karena Arena Nationala stadion terbesar di Rumania yang biasa menjadi kandang mereka ditutup hingga September 2026. Stadion tersebut digunakan untuk rangkaian konser musik dan festival besar yang digelar Pemerintah Kota Bukarest.
Untuk laga ini, manajer FCSB Marius Baciu menurunkan komposisi utama: Tarnovanu, Cretu, A. Duarte, Dawa, Padurariu, Cisotti, Radunovic, Politic, F. Tanase, Oct. Popescu, dan Birligea. Sementara itu, pelatih FC Arges Bogdan Andone memilih susunan starter yang terdiri dari Cabuz, Oancea, Sadriu, M. Tudose, Borta, Rata, Sierra, Emmers, Y. Pirvu, Micovschi, serta Matos.
Artikel Terkait
Bek FC Arges Kritik Wasit Usai Kalah dari FCSB di Laga Pembuka Superliga
Lebih dari 8.000 Suporter Padati Laga Pembuka Superliga Rumania