Bobby Nasution Lempar Bantuan dari Helikopter, Netizen Soroti Jenis dan Cara Distribusi

- Rabu, 03 Desember 2025 | 17:50 WIB
Bobby Nasution Lempar Bantuan dari Helikopter, Netizen Soroti Jenis dan Cara Distribusi

Bantuan logistik untuk korban banjir dan longsor di Tapanuli Tengah akhirnya sampai juga, meski caranya bikin netizen heboh. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, terlihat turun langsung membagikan bantuan dari atas helikopter TNI. Dalam video yang viral di TikTok, ia mengenakan kaos abu-abu sederhana dan topi hitam, sambil menyalurkan bantuan seperti mi instan cup.

Helikopternya sendiri tidak mendarat. Cuma terbang rendah di atas lokasi, lalu bantuan-bantuan itu disalurkan langsung dari udara.

"Lewat udara, Gubsu Bobby Nasution distribusikan bantuan logistik ke daerah terisolir di Tapteng," begitu bunyi narasi dalam video itu.

Namun begitu, aksi sang gubernur yang juga menantu Presiden Jokowi justru menuai kritik pedas. Banyak yang mempertanyakan jenis bantuannya. Di kondisi banjir dimana air bersih dan kompor sulit didapat, memberikan mi instan dinilai kurang tepat.

"Lu ngasih mie, posisi banjir kayak gini gimana masaknya coook," tulis seorang warganet.
"jangan berbentuk indomie lah kasih roti kering/basah lah," timpal yang lain.

Bukan cuma itu. Cara mendistribusikannya dengan melempar dari helikopter juga disorot. Bagi sebagian orang, cara itu terkesan tidak sopan dan tidak terencana.

"Pemberian apa itu pak macam ngasih makan kucing," sindir satu akun.
"Sedikit saran pak kalau mau ngasih bantuan itu alangkah baiknya jangan lewat udara, karena takutnya bantuan yang bapak kasih malah jatuh ke aliran banjirnya," saran netizen lainnya.
"Sekadar masukan pak kan bisa bantuanya digabung dipacking besar terus diturunkan pakai tali ke dapur umumnya. Kalau dilempar gitu belum sampai bawah berserak-serak, orang rebutan jadi gak tersistem pembagiannya," jelas seorang pengguna media sosial.

Di sisi lain, Bobby Nasution punya alasan sendiri. Sejak Minggu lalu, ia mengungkap betapa banyak wilayah di Tapteng yang benar-benar terisolir. Jalan-jalan putus diterjang banjir dan longsor, membuat distribusi darat nyaris mustahil. Jadi, jalur udara jadi satu-satunya harapan.

"Wilayah yang masih terisolir menjadi prioritas utama. Untuk masyarakat yang benar-benar terisolir secara darat, bantuan kita drop melalui udara di antaranya daerah Tukka dan Lumut," ujar Bobby dalam penjelasannya.

Ia menambahkan, helikopter yang dikerahkan bukan sekadar untuk mengirim bantuan. Tapi juga untuk memantau kondisi dari atas udara, mencari titik-titik yang paling parah dan terputus aksesnya. Pemerintah provinsi bersama TNI, Polri, dan BPBD kini berusaha keras membuka akses darat agar bantuan bisa mengalir lebih lancar.

Jadi, di balik sorotan dan kritik di media sosial, situasi di lapangan ternyata jauh lebih pelik. Pilihan yang ada seringkali terbatas, dan yang penting bantuan itu sampai dengan cara apapun.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar