JAKARTA Rencana impor besar-besaran 105.000 mobil pikap dari India akhirnya ditangguhkan. Keputusan ini muncul setelah sorotan publik dan desakan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menanggapi hal itu, Gaikindo dengan tegas menyatakan industri otomotif lokal sebenarnya sanggup memenuhi permintaan untuk armada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gaikindo, menyambut baik permintaan penundaan dari Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya, kapasitas produksi dalam negeri sudah lebih dari cukup.
“Dari total 61 anggota, kapasitas produksi kendaraan roda empat atau lebih di Indonesia mencapai 2,5 juta unit per tahun,” ujarnya dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Senin (23/2/2026).
“Khusus untuk segmen kendaraan komersial kelas menengah ke bawah seperti pikap, angkanya bahkan melampaui 400.000 unit per tahun.”
Ardika mengakui, memang dibutuhkan penyesuaian produksi dan kesiapan rantai pasok untuk memenuhi pesanan dalam skala besar. Namun begitu, secara pengalaman dan kapasitas, industri nasional dinilainya mampu menjawab tantangan ini.
Aspek lain yang tak kalah penting disoroti oleh Wakil Ketua Gaikindo, Rizwan Alamsyah. Dia mempertanyakan soal regulasi dan legalitas kendaraan impor.
“Kami selama ini telah melalui prosedur Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) sebagai bukti homologasi sebelum dioperasikan di jalan raya. Bagaimana dengan kendaraan impor?” katanya.
Di tanah air, setidaknya ada tujuh produsen yang sudah membangun pabrik. Mereka adalah PT Suzuki Indomobil Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor, PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors), PT Sokonindo Automobile (DFSK), PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, dan PT Astra Daihatsu Motor. Mayoritas model yang mereka hasilkan punya penggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen.
Artikel Terkait
Changan Raup Ratusan Pemesanan dan Dua Penghargaan di IIMS 2026
Polisi Kanada Gunakan Drone untuk Tilang, Justru Dituding Sebagai Sumber Gangguan
Honda Stylo 160 Jadi Primadona, Wahana Honda Jual Lebih dari 500 Unit di IIMS 2026
China Siap Larang Kemudi Yoke pada Mobil Listrik Mulai 2027