Acara Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (Giicomvec) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, baru saja usai. Pameran yang berlangsung 8-11 April itu ramai dikunjungi. Tak mau ketinggalan, DFSK turut serta dengan memamerkan dua kendaraan niaga andalannya yang sudah dimodifikasi khusus.
Dua model yang dipajang adalah DFSK Gelora E dan DFSK Super Cab. Menurut pihak DFSK, modifikasi yang dilakukan fokus pada fungsi, disesuaikan dengan kebutuhan riil para pelaku usaha. Jadi, bukan sekadar tampilan.
Yang langsung menarik mata pengunjung adalah DFSK Super Cab. Pick-up ini tampil beda karena dilengkapi dengan perangkat crane di atas baknya. Dalam pameran bisnis ke bisnis seperti Giicomvec, kehadiran fitur praktis semacam ini memang selalu jadi pusat perhatian.
Secara spesifikasi, Super Cab adalah kendaraan niaga ringan. Baknya cukup luas: panjang 2.470 mm, lebar 1.670 mm, dan tinggi 240 mm. Daya angkutnya pun tak main-main, bisa hingga 1,2 ton. Untuk urusan mesin, ia mengandalkan DK15 1.500 cc Dual VVT bensin yang mampu menghasilkan 102 PS dan torsi 140 Nm.
Harganya? Untuk Jakarta, Super Cab dibanderol mulai Rp158,5 juta on the road.
Di sisi lain, ada juga DFSK Gelora E yang tak kalah menarik. Model ini adalah kendaraan listrik murni untuk niaga ringan, tersedia dalam pilihan Blind Van dan Mini Bus.
Varian Mini Bus dirancang untuk mengangkut hingga 7 penumpang. Cocok untuk berbagai keperluan, mulai dari angkutan umum, travel, hingga kendaraan shuttle antar-jemput.
Sementara varian Blind Van punya dimensi yang cukup lega: 4.500 mm panjang, 1.680 mm lebar, dan 2.000 mm tinggi. Sangat ideal untuk pengiriman barang.
Soal daya, Gelora E mengusung baterai Lithium-ion. Konsumen bisa memilih kapasitas 38 kWH atau 42 kWH. Dengan pilihan itu, jarak tempuhnya berkisar antara 268 hingga 300 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Untuk memiliki Gelora E, calon pembeli perlu menyiapkan dana mulai dari Rp248 juta OTR Jakarta.
Artikel Terkait
Chery Q Resmi Meluncur di Indonesia, Mobil Listrik Hatchback dengan Daya Tempuh 400 Kilometer
BYD Atto 1 Hadirkan Varian STD Seharga Rp199 Juta, Target Perluas Pasar Mobil Listrik Perkotaan
Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 42,5 Persen pada April 2026, Capai 14.815 Unit
Jetour G700 Seberangi Sungai Ekstrem Sepanjang 1,2 Kilometer dalam 10 Menit, Cetak Tiga Rekor Sekaligus