"Tapi, saya akan bekerja untuk meningkatkan level saya," tambah sang rider berusia 33 tahun itu, yang tak lain adalah juara dunia tujuh kali.
Ia mengakui, persaingan di musim 2026 ini terasa jauh lebih sengit. Semua tim, rupanya, sudah melakukan evaluasi besar-besaran. Level mereka naik secara signifikan dibanding musim lalu. Di sisi lain, menurut Marquez, performa timnya sendiri sebenarnya tidak menurun. Hanya saja, para pesaing sudah melesat lebih cepat.
"Tentu saja, saya rasa kami tidak lebih buruk dari tahun lalu, tetapi tim lain lebih baik dari tahun lalu. Jadi kami harus menemukan cara untuk melangkah maju," tutur kakak dari Alex Marquez ini.
Nah, tantangan berikutnya sudah menunggu. Sirkuit Jerez, Spanyol, akan menjadi ajang balapan seri keempat pada 24-26 April nanti. Balapan di tanah airnya sendiri. Tekanan pasti ada, tapi ini juga bisa jadi momentum untuk bangkit. Pertanyaannya, sanggupkah Marc Marquez mengakhiri puasa podiumnya di sini? Semua mata tertuju padanya.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Brunei di Piala AFF 2026 dengan Skuad Baru dan Target Realistis
Pengamat Soroti Pendekatan Herdman sebagai Pembeda di Timnas Indonesia
Ducati Krisis Awal Musim: Bagnaia Soroti Masalah Teknis, Marquez Introspeksi Diri
Debut Pahit Cyrus Margono, Persija Tumbang di Lampung