Debut Pahit Cyrus Margono, Persija Tumbang di Lampung

- Senin, 06 April 2026 | 05:40 WIB
Debut Pahit Cyrus Margono, Persija Tumbang di Lampung

Debut Cyrus Margono untuk Persija Jakarta ternyata berakhir dengan kepahitan. Di Stadion Lampung, Minggu (5/4/2026) lalu, tim ibu kota takluk 2-3 dari tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC. Laga Super League 2025-2026 ini seharusnya menjadi momen spesial bagi kiper berusia 24 tahun itu, yang baru saja direkrut dari Panathinaikos B. Sayangnya, harapan tinggal harapan.

Gawang yang dijaganya kebobolan tiga kali. Dua gol dicetak oleh Moussa Sidibe, sementara satu lagi berasal dari eksekusi cantik tendangan bebas Dendi Sulistyawan. Performa pertama Margono bersama Macan Kemayoran ini jelas jauh dari kata ideal.

Usai laga, pelatih Mauricio Souza tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dia berjanji akan mengevaluasi pertandingan dengan sangat teliti, termasuk meninjau ulang setiap gol yang terjadi.

"Ya, saya perlu lihat lagi gol-golnya untuk dievaluasi. Saya rasa di saat seperti ini, saya harus melakukan koreksi di sesi latihan. Saya tidak di sini, di momen ini, untuk mengevaluasi satu pemain secara individu sekarang ini,"

Ucap Souza dalam konferensi pers yang digelar usai pertandingan.

Di sisi lain, Souza juga menekankan soal tanggung jawab personal. Dia berharap setiap pemainnya, tak terkecuali Margono, punya kesadaran untuk melakukan otokritik. Menurutnya, sebagai atlet profesional, mereka seharusnya sudah punya insting untuk menilai sendiri permainan mereka di lapangan.

"Mereka semua adalah pemain profesional, jadi dia (pemain) harus bisa menilai diri sendiri, melakukan autokritik terhadap performanya. Dan nanti, setelah saya melihat rekaman pertandingan kembali, saya akan melakukan analisis mendalam. Di situlah saya bisa masuk ke dalam proses koreksi tersebut,"

tambahnya.

Logikanya sederhana. Seorang pemain pasti tahu bagaimana kualitas permainannya sendiri, entah itu bagus atau justru buruk. "Siapa yang bermain bagus pasti tahu dia bermain bagus. Siapa yang bermain tidak maksimal hari ini, pasti dia juga menyadari bahwa dia tidak maksimal," jelas pelatih asal Brasil itu.

Kekalahan ini dampaknya cukup serius. Persija kehilangan peluang emas untuk mengumpulkan poin di fase krusial perburuan gelar. Mereka kini terpaku di posisi ketiga klasemen dengan 52 poin, tertinggal sembilan angka dari sang pemuncak, Persib Bandung. Jarak yang cukup jauh, tentu saja.

Tekanan kini kian membayangi. Evaluasi yang dijanjikan Souza bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah keharusan jika Persija ingin segera bangkit. Laga-laga selanjutnya akan menentukan nasib mereka di musim ini. Bagi Cyrus Margono, momen evaluasi ini jelas jadi ujian pertama yang harus dihadapinya dengan kepala dingin.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar