Dini hari yang sepi di Tol Cipali tiba-tiba berubah mencekam. Tepatnya Rabu (4/2) lewat pukul tiga pagi, sebuah Suzuki APV dan satu kendaraan lain terlibat kecelakaan hebat di KM 93 700 arah Cirebon. Identitas kendaraan kedua, sayangnya, masih gelap hingga berita ini diturunkan.
Menurut keterangan resmi dari Astra Tol Cipali, kecelakaan ini diduga kuat berawal dari kecerobohan pengemudi. Dugaan sementara, kurangnya antisipasi jadi pemicu utama.
“Peristiwa ini diduga disebabkan oleh pengemudi yang kurang antisipasi dan menabrak kendaraan yang berada di depannya,”
jelas Ardam Rafif Trisilo, Corporate Communications & Sustainability Management Dept Head, lewat rilis tertulisnya.
Laporan dari pengguna jalan langsung disambut sigap. Hanya hitungan menit, tim gabungan yang terdiri dari petugas patroli, derek, dan paramedis Astra Tol Cipali bersama PJR bergegas ke lokasi. Mereka bergerak cepat.
“Petugas paramedis pertama tiba di lokasi kejadian pada pukul 03.18 WIB untuk melakukan penanganan darurat terhadap para korban,” kata Ardam.
3 Orang Tewas, 2 Luka-luka
Dampaknya tragis. Tiga nyawa melayang di tempat kejadian. Dua orang lagi selamat, tapi dengan luka-luka yang mengharuskan mereka dilarikan ke RS Abdul Radjak di Purwakarta. Astra Tol Cipali pun menyampaikan duka mendalam atas musibah ini.
Kini, proses lebih lanjut sepenuhnya berada di tangan Unit Gakkum Polres Subang. Mereka yang akan mengusut tuntas penyebab pasti insiden maut ini. Yang jelas, proses evakuasi di lokasi sudah dinyatakan beres.
“Proses evakuasi kendaraan dan korban di lokasi kejadian dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 05.48 WIB di hari yang sama,”
Ardam menambahkan penjelasannya.
Di akhir pernyataannya, dia kembali mengingatkan hal yang sering dianggap sepele. Soal keamanan di jalan.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di rest area atau alternatif tempat istirahat di luar gerbang tol terdekat demi keselamatan bersama,”
pungkasnya. Sebuah imbauan yang sayangnya, kerap datang setelah musibah terjadi.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Titip Pesan ke Jemaah Haji: Semoga Pulang Jadi Haji Mabrur
Polisi Bekuk Suami di Mojokerto yang Aniaya Istri dan Mertua hingga Tewas, Pelaku Ditangkap di Surabaya
Anies Baswedan: Guru yang Beri Inspirasi dan Nilai Tak Tergantikan oleh AI
Pemkot Brebes Ancam Pecat ASN yang Bolos 12 Hari Tanpa Keterangan