Jakarta - Angka impor Indonesia pada awal tahun 2026 menunjukkan tren yang cukup signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis data yang menyebutkan nilai impor RI di Januari lalu mencapai 21,20 miliar dolar AS. Kalau dibandingin sama bulan yang sama tahun sebelumnya, angkanya naik cukup tajam, yaitu 18,21 persen.
Ateng Hartono, Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, yang memaparkan data ini, menyebutkan kenaikan terjadi di hampir semua sektor. "Pada Januari tahun 2026 total nilai impor mencapai 21,20 miliar dolar AS," jelasnya dalam konferensi pers Rilis BPS, Senin (2/3).
Menurutnya, peningkatan ini terjadi jika dibandingkan dengan periode Januari 2025.
Nah, kalau dirinci lebih jauh, impor migas sendiri tercatat senilai 3,17 miliar dolar AS. Itu artinya naik 27,52 persen year-on-year. Sementara itu, impor nonmigas yang nilainya jauh lebih besar, yakni 18,04 miliar dolar AS, juga mengalami kenaikan sebesar 16,71 persen.
Artikel Terkait
IHSG Terkoreksi 1,6%, Mayoritas Sektor Tertekan di Awal Pekan
BEI Jatuhkan Lebih dari 3.000 Sanksi Sepanjang 2025, Mayoritas Keterlambatan Laporan
Harga Emas Pegadaian Melonjak Rp38-44 Ribu per Gram Imbas Ketegangan AS-Israel-Iran
IHSG Terperosok ke Zona Merah Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah