"Setelah crash, secara mental sih enggak masalah, karena itu untuk tahap belajar sih dan tambah pengalaman," jelasnya.
Soal fisik? Alhamdulillah, tak ada cedera serius. "Setelah crash, kondisi Veda, aman sih, alhamdulillah enggak ada cedera," tambah Sudarmono dengan nada lega. Harapannya satu: Veda bisa terus berkembang dari sini.
Pandangan ke Jerez, Spanyol
Moto3 kini masuk masa jeda tiga pekan. Seri berikutnya baru akan digelar di Sirkuit Jerez, akhir April 2026. Sudarmono tentu punya harapan besar untuk putranya di sana.
Ia ingin Veda tampil lebih baik dan sanggup bersaing ketat di papan atas. Optimisme itu tetap menyala.
"Dan keyakinan untuk di Jerez, menurut saya ya tetap belajar buat Veda. Tapi mudah-mudahan tetap dia yakin bisa di sepuluh besar, ya mudah-mudahan bisa lah di sepuluh besar. Itu aja sih targetnya," pungkas Sudarmono.
Artikel Terkait
Rakitić: Kesuksesan Real Madrid di Liga Champions Bukanlah Kebetulan
Persis Solo Hadapi PSM Tanpa Abu Kamara, Andalkan Pemain Berikatan dengan Makassar
Yuran Fernandes Berjuang Pertahankan Mimpi Timnas Tanjung Verde di Tengah Persaingan Ketat
Solusi Administratif Diusulkan, Pemain Timnas Indonesia di Belanda Berpeluang Kembali Bermain