Sopir Hilang Usai Toyota Innova Ringsek Ditabrak KRL di Bogor

- Jumat, 03 April 2026 | 09:15 WIB
Sopir Hilang Usai Toyota Innova Ringsek Ditabrak KRL di Bogor

Hampir tak bisa dikenali lagi. Satu unit Toyota Innova Reborn ringsek parah setelah tertabrak Kereta Rangkaian Listrik (KRL) dini hari tadi. Lokasinya di perlintasan Jalan Sholeh Iskandar, Tanahsareal, Kota Bogor. Yang jadi misteri, sopir mobil itu menghilang begitu saja, dan sampai sekarang masih dicari polisi.

Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, AKP Robby Rachman, mengonfirmasi hal itu pada Jumat (3/4/2026).

"Diduga pemilik mobil kabur atau melarikan diri," ujarnya.

Menurut penjelasan pihak kepolisian, mobil itu ditemukan dalam keadaan kosong. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Tapi kondisi mobilnya, ya, hancur berantakan.

Doddy, dari kepolisian, menambahkan kesaksian warga yang melihat kejadian. "Saat kejadian saksi melihat bahwa mobil sudah berada di tengah lintasan KRL dan tidak ada orang atau pemilik mobil di dalam mobil tersebut," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki. Yang jelas, sopirnya menghilang dari lokasi kejadian perkara (TKP).

"Sopir tidak ada di TKP, jadi penyebabnya masih pendalaman pencarian keterangan," imbuh Doddy.

Lalu Lintas KRL Sempat Kacau

Insiden ini tentu saja bikin kacau. Perjalanan KRL relasi Bogor-Jakarta Kota sempat terganggu beberapa jam. KAI Commuter lewat akun X-nya melaporkan, mobil tertemper KRL itu terjadi di perlintasan antara Stasiun Bogor dan Cilebut, sekitar pukul empat pagi.

"Terjadi keterlambatan pada perjalanan KA 1157 relasi Bogor-Jakarta Kota imbas tertemper mobil di antara Stasiun Bogor-Cilebut," begitu bunyi keterangan resminya.

Untungnya, proses evakuasi berjalan cepat. Sekitar pukul 05.30 WIB, situasi sudah mulai normal. KAI Commuter menyatakan perjalanan Commuter Line rute Bogor-Jakarta Kota dan Manggarai sudah bisa dilalui dua jalur kembali. Mereka masih berusaha mengejar ketertinggalan jadwal akibat insiden pagi tadi.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar