Polda Metro Jaya Kerahkan 4.500 Personel Amankan Ibadah Paskah di Jakarta

- Jumat, 03 April 2026 | 09:30 WIB
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.500 Personel Amankan Ibadah Paskah di Jakarta

4.500 Anggota Polisi Dikerahkan untuk Ibadah Paskah di Jakarta

Hari ini, Jumat 3 April 2026, suasana perayaan Paskah di Ibu kota akan dijaga ketat. Polda Metro Jaya tak main-main, mereka mengerahkan ribuan personelnya tepatnya 4.500 anggota untuk mengamankan lokasi ibadah umat Kristiani. Tujuannya jelas: menciptakan rasa tenang dan nyaman selama perayaan berlangsung.

Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan kesiapan ini.

"Sebanyak 4.500 personel kami siagakan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan dengan aman dan lancar," ujarnya.

Menurut Budi, kehadiran mereka di lapangan bukan sekadar formalitas. Itu adalah bentuk pelayanan konkret agar jemaat bisa beribadah tanpa rasa khawatir.

Penempatan personel dilakukan di berbagai titik. Mulai dari gereja-gereja, pusat keramaian, sampai lokasi lain yang jadi fokus kegiatan umat. Tugas mereka nggak cuma menjaga keamanan dan ketertiban umum. Lebih dari itu, ini soal pelayanan. Personel akan membantu sterilisasi lokasi sebelum ibadah, mengatur arus lalu lintas yang biasanya padat, dan melakukan patroli rutin di sekeliling gereja.

"Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan," tegas Budi Hermanto.

Dia menekankan, operasi pengamanan kali ini punya dua sisi. Selain aspek keamanan, yang tak kalah penting adalah memastikan pelayanan berjalan baik sehingga suasana damai tercipta.

Di sisi lain, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif. Kewaspadaan tetap diperlukan. Budi meminta warga segera melaporkan hal-hal mencurigakan ke petugas terdekat atau melalui nomor darurat 110.

Dengan persiapan yang masif ini, harapannya perayaan Paskah tahun ini bisa berlangsung tertib. Aman, dan penuh kedamaian.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar