Operasi tangkap tangan digelar KPK di Madiun, Senin lalu. Hasilnya? Wali Kota Madiun, Maidi, bersama delapan orang lainnya langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. Peristiwa ini tentu saja mengguncang kota tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi penangkapan itu. Ia menjelaskan bahwa dari lima belas orang yang awalnya diamankan, sembilan di antaranya dipilih untuk pemeriksaan lebih lanjut di Jakarta.
"Selanjutnya 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya wali kota Madiun," kata Budi.
Tak hanya orang, barang bukti juga diamankan. Menurut Budi, penyidik berhasil menyita uang tunai yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Jumlah yang tidak sedikit, tentu saja.
"Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun," ujarnya.
Nah, sekarang jam mulai berdetak. KPK punya waktu satu kali dua puluh empat jam sejak penangkapan untuk menetapkan status hukum para tersangka. Langkah apa yang akan diambil selanjutnya, kita tunggu saja perkembangan dari Gedung Merah Putih.
Artikel Terkait
IHSG Dibuka Anjlok 0,41%, Pergerakan Sektor Beragam
Direktur Pengembangan Usaha PT Timah Mundur Usai Ditunjuk Pimpin Pelindo Jasa Maritim
BMKG Prediksi Cuaca Makassar Bervariasi: Cerah Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Siang hingga Sore
Barcelona Fokus Rebut Gelar La Liga Usai Gagal di Eropa