Di sisi lain, kabar baik ini tentu saja sampai dengan cepat ke Makassar. Bagi PSM, performa Boboev di level internasional adalah angin segar. Pasukan Ramang sedang berada di posisi yang belum aman di klasemen Liga 1. Ketajaman seorang striker sangat mereka dambakan.
Momentum ini diharapkan bisa terbawa. Apalagi, mereka akan menghadapi laga krusial melawan Persis Solo di Stadion BJ Habibie, Parepare. Persaingan di papan bawah begitu ketat, jarak poin tipis. Setiap gol, benar-benar bisa menyelamatkan nyawa tim.
Lebih dari teknik atau statistik, ada sesuatu yang lebih menarik dari penampilan Boboev: semangatnya. Ia bermain dengan jiwa Siri Na Pacce, nilai luhur dari Sulawesi Selatan tentang harga diri dan kebersamaan. Ia tak hanya mengejar gol untuk dirinya sendiri, tapi untuk tim, untuk negara, dan untuk membalas kepercayaan.
Jika semangat itu tetap menyala, Boboev bukan cuma sekadar pahlawan untuk Tajikistan. Bisa jadi, dialah kunci bagi PSM untuk bertahan atau bahkan bangkit di sisa musim yang penuh tekanan ini.
Artikel Terkait
Gattuso Mundur, FIGC Berguncang Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Pelatih Dewa United Ingatkan Ivar Jenner: Panggilan Timnas Bukan Akhir Segalanya
Thom Haye: Persib Siap Bertempur Mati-matian untuk Pertahankan Puncak Klasemen di Padang
Tiga Striker Brasil Bersaing Ketat di Puncak Klasemen Pencetak Gol Super League