Perhatian media Italia tiba-tiba tertuju ke Jakarta. Pemicunya? Dua nama yang akrab di kancah Serie A Emil Audero dan Jay Idzes resmi masuk dalam daftar sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series akhir Maret nanti. Kehadiran mereka, seperti dilaporkan Tuttomercatoweb, membuat persiapan Garuda dipantau lebih serius dari negeri pizza.
Pelatih John Herdman memang memasang sinyal kuat. Dengan memanggil 41 pemain, termasuk dua andalan yang bermain di liga top Eropa itu, ambisi Indonesia di level internasional tak perlu diragukan lagi. Menurut sejumlah saksi, publik Italia sendiri cukup penasaran dengan perkembangan tim asuhan Herdman ini.
Turnamen persahabatan itu sendiri akan digelar di ibu kota. Indonesia dijadwalkan berhadapan dengan Saint Kitts dan Nevis tanggal 27 Maret. Nantinya, pemenang pertandingan itu bakal berjumpa dengan siapa pun yang menang dari duel Kepulauan Solomon melawan Bulgaria, tiga hari kemudian.
Nasib Emil Audero di Liga Domestik
Namun begitu, kabar panggilan timnas datang di saat yang agak kelam bagi kedua pemain. Emil Audero, misalnya, baru saja merayakan penampilan ke-200-nya di Serie A dengan cara yang pahit. Kiper Cremonese itu harus menelan kekalahan 1-2 dari Lecce pekan lalu.
Yang lebih menyakitkan, kekalahan itu sedikit banyak diwarnai blunder Audero sendiri. Dia dinilai salah antisipasi saat menghadapi bola sepak pojok, yang berujung gol lawan. Padahal, momen seharusnya jadi perayaan bagi kiper kelahiran Mataram itu.
Perjalanan kariernya di Italia memang panjang. Audero sudah membela lima klub berbeda, mulai dari Juventus, Sampdoria, Inter Milan, Como, hingga kini Cremonese. Pengalaman segudang itulah yang membuatnya tetap jadi sosok diperhitungkan. Dan statusnya di timnas kini makin mengukuhkan itu.
Misi Bangkit Jay Idzes Bersama Sassuolo
Nasib serupa hampir menimpa Jay Idzes. Kapten Timnas Indonesia itu juga baru merasakan getirnya kekalahan tipis 1-2 dari Lazio di Stadion Olimpico. Gol telat lawan memutus tren positif Sassuolo yang sebelumnya meraih tiga kemenangan beruntun.
Bek berusia 25 tahun itu mengakui, musim ini memang penuh gejolak bagi Neroverdi.
"Musim kami penuh dengan pasang surut. Kami perlu mengatasi masa-masa sulit dan terus berkembang; ini harus menjadi ambisi kami," tegas Idzes.
Dinamika di klub tak menyurutkan misinya bersama Garuda. Usai laga, Idzes segera bersiap terbang ke Jakarta. Di sana, dia akan memimpin rekan-rekannya berjuang di FIFA Series, membawa harapan baru bagi publik sepak bola tanah air.
Artikel Terkait
KSPSI Pastikan Biaya May Day di Monas Tidak Gunakan APBN Sepeser Pun
Bosch Targetkan Pertumbuhan Penjualan 2-5 Persen pada 2026, Genjot Inovasi dan Ekspansi Pasar Global
Influencer China Bai Bing Didenda Rp47,98 Miliar Akibat Kurang Bayar Pajak
Uni Eropa Dakwa Meta Gagal Lindungi Anak di Bawah 13 Tahun dari Akses Facebook dan Instagram