Pelatih Dewa United Ingatkan Ivar Jenner: Panggilan Timnas Bukan Akhir Segalanya

- Jumat, 03 April 2026 | 17:00 WIB
Pelatih Dewa United Ingatkan Ivar Jenner: Panggilan Timnas Bukan Akhir Segalanya

TANGERANG – Usai membela Timnas Indonesia di FIFA Series, Ivar Jenner kembali ke rutinitas klub. Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, punya pesan khusus untuk gelandang muda itu. Menurutnya, panggilan timnas adalah pengakuan yang bagus, tapi bukan akhir dari segalanya. Masih ada jalan panjang yang harus ditempuh.

“Saya senang bakat Ivar diakui federasi. Dia main dua kali, itu pengalaman berharga,” ujar Jan Olde, Jumat (3/4/2026).

Namun begitu, arsitek asal Belanda itu tak sepenuhnya puas. Matanya yang tajam melihat ada sesuatu yang ‘sedikit aneh’ dalam perjalanan karier pemainnya. Menurutnya, ada dasar-dasar mendasar yang seharusnya sudah lebih matang.

“Seharusnya dia bisa jauh lebih berkembang daripada yang lain. Dia juga sudah lama di Jong Utrecht,” tambahnya.

Pesan utamanya jelas: jangan cepat puas. Potensi Ivar, di mata Jan Olde, masih sangat besar dan belum sepenuhnya tergali. Di sisi lain, dia justru melihat lingkungan Dewa United sebagai tempat yang ideal untuk mendorong perkembangan itu lebih cepat.

“Bakat hanya bisa berkembang kalau ada tekanan. Nah, intinya saya senang dia dipanggil timnas, dan harapannya Ivar bisa berkembang di sini juga, di lingkungan kita,” tegasnya.

Jan Olde lantas membeberkan alasan kepercayaannya itu. Fasilitas klub, mulai dari latihan, akomodasi, hingga infrastruktur, dia klaim setara dengan standar Eropa. Itu, baginya, adalah fondasi penting.

Dan bukan cuma Ivar. Rafael Struick juga disebutnya punya peluang serupa. Lingkungan tim yang kompetitif diharapkan bisa memacu keduanya untuk mencapai level terbaik.

“Saya merasa lingkungan di sini akan membantu mereka untuk benar-benar berkembang,” pungkas Jan Olde, menutup pembicaraan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar