PSM Makassar Terancam Degradasi, Dua Laga Krusial Jadi Penentu Nasib

- Minggu, 15 Maret 2026 | 22:30 WIB
PSM Makassar Terancam Degradasi, Dua Laga Krusial Jadi Penentu Nasib

MAKASSAR Ironi yang pahit sedang menyapa PSM Makassar. Di penghujung musim Liga 1 2025/2026 ini, klub yang identik dengan persaingan papan atas justru harus menoleh ke bawah. Zona degradasi perlahan tapi pasti mendekat, dan ancamannya terasa sangat nyata.

Setelah 25 pertandingan, PSM terpaku di peringkat ke-13 dengan 24 poin. Secara teknis, mereka masih di luar zona merah. Tapi coba lihat lebih dekat. Jaraknya dengan tim-tim di dasar klasemen begitu tipis, hampir tak terasa.

Madura United, yang bersemayam di peringkat 16, mengumpulkan 20 poin. Angka yang sama juga dicatat oleh Semen Padang FC di posisi 17. Persis Solo, yang berada di batas aman, punya poin serupa. Intinya, empat tim ini masih punya sisa laga yang sama: sembilan pertandingan. Perang urat saraf benar-benar dimulai.

Dengan selisih cuma empat angka, ancaman degradasi bagi PSM bukan lagi omong kosong. Itu adalah bayangan gelap yang mengintai di setiap sudut lapangan.

Lalu, skenario terburuk seperti apa yang mengintai? Cukup sederhana, sebenarnya. Pasukan Ramang bisa terperosok jika gagal meraih kemenangan di sisa musim, terutama saat berhadapan langsung dengan rival-rival yang ada di bawah mereka.

Dua laga itu akan menjadi penentu nasib.

Pertama, duel kontra Persis Solo pada 4 April 2026 nanti. Bertempat di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, ini adalah kesempatan emas untuk menjauh. Gagal di sini, maka beban di pertandingan berikutnya akan jadi dua kali lipat lebih berat.

Apalagi di pekan penutup, 23 Mei, mereka harus bertandang ke kandang Madura United. Pertarungan itu berpotensi menjadi laga hidup dan mati bagi kedua kubu. Bayangkan tensinya.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar