MAKASSAR – Gaya bermain PSM Makassar belakangan ini mendapat sorotan tajam. Mantan pelatih mereka, Syamsuddin Umar, tak sungkan menyampaikan kritik pedas terhadap taktik yang diusung pelatih kepala Tomas Trucha. Menurutnya, Pasukan Ramang tampak kurang greget. Permainannya datar dan seolah tak ada kemajuan.
“Sepak bola itu kan ilmu,” ujar Syamsuddin, Rabu (11/3/2026).
“Harusnya selalu berkembang. Tidak bisa mengandalkan pola yang itu-itu saja di setiap laga.”
Dia melihat, dalam beberapa pertandingan terakhir, permainan PSM cenderung flat. Polanya monoton. Padahal, situasi di lapangan selalu berubah. Kalau terus begini, skema permainan akan gampang ditebak lawan. Butuh adaptasi. Butuh stimulus baru agar lebih kreatif dan sulit diprediksi.
Namun begitu, Syamsuddin tak sepenuhnya menyalahkan skema yang diterapkan Trucha. Begitu pula dengan eksekusi pemain di lapangan. Masalahnya, menurut dia, lebih kompleks dari sekadar itu.
“Ini soal komunikasi yang harusnya terjalin baik,” jelasnya.
Peran pelatih dan pemain harus selaras. Saat latihan, pelatih memberi instruksi dan pola. Nah, saat pertandingan berlangsung, giliran pemain yang harus paham betul keinginan pelatih dan mengeksekusinya. Di tengah lapangan, merekalah yang memegang kendali. Pelatih cuma bisa mengarahkan dari pinggir.
Artikel Terkait
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Buka Peluang bagi Indonesia
Sydney Sweeney Pamer Skill Sepak Bola di Stadion Sporting CP Usai Pertandingan
Herdman Panggil Elkan Baggott, Persaingan Bek Tengah Timnas Memanas
Persebaya Tersendat di Ramadan: Finishing Lemah dan Pertahanan Rapuh Jadi Masalah Utama