Alasan di Balik Kepulangan
Soal kenapa baru sekarang balik? Ceritanya agak panjang. Persija sempat harus hengkang dari JIS karena kondisi lapangan yang rusak. Perbaikan rumbut butuh waktu, apalagi setelah stadion ini dipakai buat acara non-olahraga. Yang paling diingat ya konser NCT Dream akhir September lalu.
Akibatnya, tim harus ngontrak kandang di mana-mana. GBK jadi pilihan, bahkan sampai harus jauh-jauh ke Stadion Manahan Solo kala menjamu PSBS Biak dan Persik Kediri. Ribet, tapi mau gimana lagi.
Nah, duel lawan PSM ini bakal jadi pertandingan keempat Persija di JIS sepanjang musim. Yang pertama di tahun 2026. Sebelumnya, catatan tiga laga awal mereka di sini cukup ok: menang telak 4-0 atas Persita, lalu imbang 1-1 melawan Malut United dan Bali United.
Dengan atmosfer yang lebih intim dan gemuruh suporter di tribun, JIS diharapkan jadi benteng yang sulit ditembus. Apalagi buat PSM yang dikenal bandel di laga tandang. Tekanan buat Mauricio Souza dan kawan-kawan tentu besar. Ekspektasi meraih tiga poin jelas menggebu.
Di sisi lain, kembalinya Persija ke rumahnya sendiri ini seperti suntikan semangat baru. Bukan cuma buat pemain, tapi terutama buat puluhan ribu Jakmania yang sudah kangen. Mereka pasti siap membuat JIS bergemuruh Jumat nanti.
Artikel Terkait
Leclerc Soroti Kekurangan Power Unit Ferrari Usai Podium Ketiga di Jepang
PSS Sleman di Puncak Pegadaian Championship, Tekanan Meningkat Jelang Akhir Musim
PSIS Semarang Hadapi Barito Putera dalam Duel Penuh Tekanan di Liga 2
Bursa Transfer Super League: Pemain Brasil Kembali Jadi Primadona