Faktor pelatih tampaknya jadi kunci. Di Persib, ada Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia ini punya reputasi bagus dalam menangani pemain dengan karakter eksplosif dan fleksibel seperti Ragnar. Hodak dikenal piawai memaksimalkan peran pemain sayap atau penyerang kedua dalam skema serangannya.
Sementara itu, di Persebaya, ada sosok Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal ini punya pendekatan yang detail, seringkali berhasil membangun kembali kepercayaan diri dan intensitas pemain. Bagi Ragnar yang butuh momentum untuk bangkit, sistem transisi cepat ala Tavares di Persebaya bisa jadi tempat yang tepat untuk kembali menemukan performa terbaiknya.
Kalau dibandingkan dengan Persija, kedua klub itu juga menawarkan stabilitas proyek yang lebih jelas. Persib adalah juara bertahan dengan struktur permainan yang sudah mapan. Persebaya, di bawah Tavares, sedang membangun identitas permainan baru untuk jangka panjang. Keduanya memberikan kejelasan peran yang mungkin dicari Ragnar.
Selain Ragnar, masih ada nama lain yang berpotensi pulang. Sandy Walsh, bek kanan berusia 30 tahun yang kini membela Buriram United, juga masuk radar. Kedekatannya dengan Shayne Pattynama bisa menjadi faktor pendorong. Adaptasi di Indonesia pasti akan lebih mudah baginya.
Belum lagi kabar tentang Ivar Jenner yang dikaitkan dengan Persija dan Dewa United. Lalu, ada Joey Pelupessy yang namanya terus disebut-sebut sebagai target utama Persib Bandung. Jadi, masih panjang ceritanya.
Bagi Ragnar Oratmangoen, keputusan untuk kembali ke Indonesia bukan cuma soal bergabung dengan klub besar. Ini lebih tentang menemukan lingkungan yang tepat. Tempat di mana dia bisa diberi kepercayaan, peran yang jelas, dan sentuhan pelatih yang memahami karakternya. Dalam hal ini, Persib dan Persebaya sepertinya menawarkan paket yang lebih lengkap. Tinggal menunggu pilihannya saja.
Artikel Terkait
Erick Thohir Umumkan 21 Cabor Unggulan, Ada Sistem Promosi-Degradasi
Mimpi Persib Tersandung Ajax: Maarten Paes Pilih Eropa, Bukan Bandung
Sapu Bersih Medali Emas, Kontingen Indonesia Disambut Haru di Boyolali
Hodak Tegas: Kurzawa Tak Dapat Jatah Main Cuma-Cuma di Persib