Kalimantan Barat Pamer 98 Warisan Budaya Tak Benda: Ada Apa Saja di Balik Pencapaiannya?

- Sabtu, 25 Oktober 2025 | 14:36 WIB
Kalimantan Barat Pamer 98 Warisan Budaya Tak Benda: Ada Apa Saja di Balik Pencapaiannya?

Semarak Hari Kebudayaan Kalimantan Barat 2025: Puncak Pelestarian 98 Warisan Budaya Tak Benda

Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XII Kalimantan Barat sukses menggelar "Semarak Hari Kebudayaan" pada 24-25 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Kebudayaan Nasional sekaligus memperkenalkan kekayaan warisan budaya tak benda Kalimantan Barat kepada masyarakat luas.

Semangat Baru dalam Pelestarian Budaya Kalimantan Barat

Kepala BPK Wilayah 12 Kalimantan Barat, Julia Adi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif dalam menyemarakkan Hari Kebudayaan yang belum genap setahun ditetapkan melalui keputusan Menteri Kebudayaan RI.

"Semangat kita untuk menggelorakan nilai-nilai budaya harus terus tumbuh. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperlihatkan keragaman budaya dan tradisi yang hidup di Kalimantan Barat," ujar Julia Adi dalam keterangan resminya.

Ragam Kegiatan Budaya yang Memukau

Acara Semarak Hari Kebudayaan 2025 menampilkan berbagai kegiatan menarik seperti:

  • Pementasan seni tradisional Kalimantan Barat
  • Pameran makanan khas daerah
  • Peragaan wastra atau kain tradisional yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia

Pencapaian Baru: 98 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Tahun 2025 menjadi tahun yang membanggakan bagi Kalimantan Barat dengan bertambahnya 18 warisan budaya tak benda baru. Dengan penambahan ini, total warisan budaya tak benda Indonesia dari Kalimantan Barat mencapai 98 warisan.

"Capaian ini merupakan hasil kerja sama pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi," jelas Julia.

Masa Depan Pelestarian Budaya Kalimantan Barat

Meskipun Semarak Hari Kebudayaan belum menjadi agenda tahunan, Julia menyampaikan harapannya untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan. "Dengan dukungan dinas provinsi, kegiatan semacam ini dapat memperkuat sinergi dalam pelestarian budaya," tutupnya.

Semarak Hari Kebudayaan 2025 tidak hanya menjadi perayaan biasa, tetapi juga menjadi pengingat penting untuk menjaga tradisi agar terus hidup dalam masyarakat Kalimantan Barat.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar