SURABAYA – Rasa rindu itu ada. Andik Vermansah tak pernah menyembunyikan keinginannya untuk kembali ke Persebaya. Tapi, di tengah kerinduan yang membara, ada dilema yang mengganjal: antara hati dan profesionalisme.
“Si Kancil” itu dengan terbuka bilang, ia ingin lagi pakai jersey hijau ikonik Bajul Ijo. Itu keinginan yang tulus. Namun begitu, realitasnya sampai detik ini tak kunjung mempertemukan garis takdirnya dengan klub yang ia cintai.
Dalam sebuah obrolan di kanal YouTube Sport77 belum lama ini, Andik bicara blak-blakan. Suaranya terdengar haru saat ditanya kapan ia bakal balik ke Kota Pahlawan.
“Secara pribadi, keinginan untuk pulang ke Surabaya itu ada setiap hari. Sejujurnya, dari dulu saya sangat ingin kembali ke Persebaya, tapi sepertinya memang belum berjodoh,” ucapnya.
Usianya sekarang 34 tahun. Tapi Andik tegaskan satu hal: ia tak mau pulang cuma untuk numpang pensiun. Prinsipnya jelas. Kalau balik, kondisi fisik harus prima agar bisa memberi kontribusi nyata. Bukan cuma jadi pajangan di bangku cadangan.
Lantas, masihkah Andik “gacor”?
Data berbicara. Nilai pasarnya masih Rp1,30 miliar – angka yang cukup kompetitif untuk pemain senior di Liga Indonesia. Saat ini ia membela Garudayaksa FC di Championship, setelah bergabung Agustus 2025 lalu. Sepanjang karier, ia sudah tampil 159 kali, cetak 13 gol dan bagikan 33 assist.
Artikel Terkait
Kemenpora Buka Seleksi Terbuka untuk Posisi Deputi Industri Olahraga
Balas Dendam Korea Selatan Siap Uji Nyali Garuda Futsal di Indonesia Arena
Persis Solo Garap Lima Pemain Baru, Trio Serbia Jadi Andalan
Rizky Dwi Pangestu Pilih Garudayaksa FC demi Menit Bermain dan Ambisi Promosi