Idzes hanya bisa terdiam. Ia bangkit dari tanah dengan wajah hampa, lalu kedua tangannya memegangi kepala. Rasa sesal yang terpampang jelas. Gol itu seperti pukulan telak yang mengubur harapan Sassuolo untuk bangkit.
Menariknya, meski blunder Idzes jadi sorotan, statistik punya cerita lain. Menurut Soccerway, rating terendah justru diberikan kepada Tarik Muharemovic. Pemain belakang itu dinilai lebih buruk, mungkin karena telah mencetak gol bunuh diri di menit ke-16 yang membuka keran kekalahan.
Sebelum aksi Idzes, Juventus sebenarnya sudah memperlebar jarak. Hanya semenit sebelumnya, tepatnya menit ke-62, Fabio Miretti mencetak gol kedua. Tendangan melengkungnya, yang lagi-lagi berasal dari umpan Jonathan David, tak bisa dihalau Muric.
Jadi, bagaimana dampaknya di klasemen? Hasil ini mengukuhkan Juventus di posisi empat dengan 36 poin. Mereka tetap di jalur Liga Champions. Sassuolo, di sisi lain, tergelincir ke posisi ke-11. Mereka kini mengumpulkan 23 poin, sambil berharap Jay Idzes bisa segera melupakan malam kelam ini.
Artikel Terkait
Lima Andalan Indonesia Siap Serbu Perempat Final Malaysia Open
Lima Harapan Indonesia Siap Serbu Perempat Final Malaysia Open
Pelita Jaya Nyalakan Ambisi Juara dengan Skuad Baru di IBL 2026
El Clásico Kembali Berpesta di Final Piala Super Spanyol 2026