Jakarta Selatan jadi saksi sebuah ambisi yang dinyalakan kembali, Kamis (9/1) sore itu. Di sebuah acara yang digelar di kawasan elite, Pelita Jaya secara resmi meluncurkan tim barunya untuk IBL 2026. Targetnya jelas dan tegas: merebut gelar juara. Pelatih David Singleton, dengan nada penuh keyakinan, langsung menegaskan misi membawa kebanggaan Jakarta kembali ke puncak.
Antusiasme Singleton terpancar jelas. Menghadapi musim baru, ia tak ragu menyebut skuad yang ditanganinya kali ini istimewa. "Ini salah satu tim terbaik yang pernah saya tangani, terutama soal talenta," ujarnya.
"Pelita Jaya selalu punya bakat luar biasa, saya sudah tahu itu sejak dulu ketika masih harus melawan mereka. Hal itu sudah melekat."
Namun begitu, bagi pelatih asal Amerika Serikat itu, talenta saja tak cukup. Misi besarnya adalah membangun identitas. Ia ingin menciptakan sesuatu yang membanggakan bagi siapa pun yang menonton.
"Saya ingin identitas ini jadi sesuatu yang membuat orang bangga. Ketika mereka melihat cara kami bermain, mereka bisa bilang, 'Lihat, mereka bermain dengan gairah dan api,' tapi sekaligus tetap detail dan terstruktur. Itulah yang ingin saya tanamkan," tambah Singleton, menjelaskan visinya.
Optimisme soal target juara bukan omong kosong. Singleton punya alasan. Menurutnya, kedalaman skuad saat ini benar-benar mendukung. "Kami punya semua elemen yang dibutuhkan," katanya. Proses membangun chemistry memang masih berjalan, tapi kemauan dan etos kerja para pemainnya dinilainya luar biasa. "Saya lihat banyak hal positif. Saya yakin kami akan melangkah jauh. Dan ya, kami ingin memenangkan kejuaraan."
Di sisi lain, pemain andalan Muhamad Arighi menyambut baik perubahan besar-besaran ini. Baginya, semua terasa segar.
"Banyak perubahan di Pelita Jaya. Semuanya baik untuk kita. Kekurangan tahun lalu kita perbaiki," ujar Arighi.
"Dari pemain impor sampai lokal, tim sekarang sangat fresh. Sistem baru dari coach Dave juga berbeda. Kita akan tampil lain dari tahun lalu."
Perombakan skuad itu memang terlihat signifikan. Beberapa nama lokal baru bergabung: Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, Putu J. Satria Pande, dan Victory Jacob Emilio Lobbu. Untuk pemain asing, Jeffree David Withey dipertahankan, dan dia akan ditemani oleh Amorie Archibald serta Darious Lee Moten.
Presiden klub, Andiko Purnomo, menegaskan komitmen ini bukan main-main. Setiap tahun ada pembaruan untuk tujuan positif. "Kita usung 'nyalakan Pelitamu'. Karena semangat kita untuk mencapai tujuan itu menyala," kata Andiko.
Targetnya jelas: bintang kelima. Setelah empat kali juara nasional dan finis sebagai runner-up musim lalu setelah kalah dari Dewa United, rasa lapar akan gelar semakin menjadi.
"Kita rombak dan upgrade, ujung-ujungnya ya untuk juara. Semua lini, bahkan non-teknis, kita perkuat agar tradisi juara itu benar-benar terasa di sini," tutupnya.
Dengan skuad baru yang penuh talenta dan arahan Singleton yang penuh strategi, Pelita Jaya menatap IBL 2026 dengan ambisi membara. Mereka tak hanya ingin menang, tapi juga menyalakan kembali api kejayaan dan menghadirkan tontonan basket terbaik bagi para penggemar setianya.
Artikel Terkait
Elkan Baggott Kembali Perkuat Timnas Indonesia Usai Absen Hampir Dua Tahun
Pordi Makassar Resmi Dilantik, Targetkan Pembinaan Seribu Atlet dan Cetak Wasit Profesional
Marc Marquez Akui Comeback di MotoGP Italia 2026 Berisiko Tinggi Demi Perpanjang Karier
Mees Hilgers Kembali ke Pemusatan Latihan Timnas Indonesia, Jalani Rehabilitasi Cedera ACL