Seorang pria berinisial Ardiansyah (26) ditangkap aparat Kepolisian Resor Kota Besar Makassar karena diduga terlibat dalam aksi penjambretan terhadap seorang ibu pedagang siomai. Peristiwa yang terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, itu melibatkan dua pelaku yang mengendarai sepeda motor, dan satu orang lainnya masih dalam pengejaran polisi.
Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, mengungkapkan bahwa penyelidikan dimulai segera setelah pihaknya menerima laporan tentang kejadian tersebut. Dalam waktu kurang dari 24 jam, tepatnya pada Selasa (2/6) malam, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap salah satu pelaku. “Sehubungan dengan adanya peristiwa viral tentang seorang ibu pedagang yang dirampas tasnya yang berisi uang oleh dua pengendara motor, kami dari Unit Jatanras Polrestabes Makassar segera melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap identitas para pelaku dan mengamankan satu orang yang diduga terlibat langsung dalam aksi perampasan tersebut. Sementara itu, satu pelaku lainnya masih dalam tahap pencarian. “Dari hasil penyelidikan ditemukan terduga pelaku yang diduga melakukan tindak pidana tersebut dan tidak sampai 1 x 24 jam Unit Jatanras Polrestabes Makassar berhasil mengungkap dan mengamankan satu orang pelaku. Untuk pelaku yang satu masih dalam tahap pencarian dan didalami keberadaannya,” ungkap AKP Sangkala.
Peran kedua pelaku dalam aksi tersebut telah teridentifikasi. Ardiansyah, yang kini telah diamankan, bertugas sebagai joki yang mengendarai sepeda motor saat kejadian. Adapun rekannya yang masih buron merupakan eksekutor yang langsung menjambret tas korban. “Yang bersangkutan merupakan joki yang membawa motor saat kejadian,” jelas Sangkala.
Artikel Terkait
KPK Kembali Gelar OTT, Imigrasi Jakarta Barat Jadi Sasaran Operasi ke-11 Sepanjang 2026
Empat Prajurit TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Video Dugaan Asusila di Kampus PNJ Viral, Pelaku Diamankan dari Amukan Massa
Bank Mandiri Kumpulkan 4.850 Pendonor Darah dalam Program Sosial Menuju HUT ke-28