Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus memperluas jangkauan layanan kesehatan masyarakat melalui inisiatif unggulan, Program Dokter Spesialis Keliling (Speling). Hingga saat ini, Program Speling telah sukses menjangkau 595 desa yang tersebar di 35 kabupaten/kota, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 64.278 jiwa.
Keberhasilan program ini turut menjadi sorotan dalam Forum Ilmiah Tahunan dan Mukernas Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno.
Program Speling tidak hanya memberikan layanan konsultasi dokter spesialis, tetapi juga terintegrasi dengan upaya skrining atau pelacakan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Jawa Tengah. Skrining TBC ini memanfaatkan alat portable untuk memudahkan pemeriksaan di lokasi. Namun, ketersediaan alat tersebut masih terbatas dan perlu diperbanyak agar mobilitasnya dapat optimal hingga ke pelosok desa.
Artikel Terkait
Ahli Ingatkan Pentingnya Persiapan Fisik untuk Mudik Lebaran 2026
Polres Bogor Serahkan Tiga Unit Pertama Rumah ASRI untuk Warga Kurang Mampu
Ditjen Pajak: Baru 55,7% Wajib Pajak yang Lapor SPT Tahunan Jelang Libur Panjang
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Bundaran HI untuk Acara Eid Mubarak Jakarta