Prabowo Dorong Terminal Khusus dan Kerja Sama Maskapai untuk Percepatan Haji

- Kamis, 09 April 2026 | 03:45 WIB
Prabowo Dorong Terminal Khusus dan Kerja Sama Maskapai untuk Percepatan Haji

Namun begitu, efisiensi tak cuma soal tempat. Biaya transportasi juga jadi perhatian serius. Presiden lalu memanggil Dirut Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, ke depan. Intinya, ia mendesak realisasi instruksi yang sudah diberikan dua bulan silam: membentuk perusahaan patungan dengan Saudia Airlines.

"Jadi, selama ini, pesawat Garuda berangkat bawa (jamaah) haji ke tanah suci, pulangnya kosong. Ini tidak ekonomis, tidak masuk akal," papar Prabowo dengan nada tegas.

Logikanya sederhana. Dengan kerja sama 50-50 itu, pesawat Garuda yang pulang dari Arab Saudi tak lagi kosong, melainkan membawa penumpang. Begitu pula sebaliknya untuk pesawat Saudi. "Arab Saudi juga demikian. Dia mengembalikan (jamaah) haji kita ke Indonesia, kembalinya kosong. Saya mengatakan, kenapa tak kerja sama?"

Presiden pun mengingatkan Glenny. "Sudah dikerjakan belum? Saya sudah perintahkan kurang lebih dua bulan yang lalu."

Permintaannya jelas. "Ya, ini harus kerja cepat, nanti Dirut Garuda menghadap saya," tutupnya. Rupanya, untuk urusan haji ini, Prabowo ingin segala proses berjalan lebih cepat dan cerdas.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar