Prestasi Mischka Aoki kali ini benar-benar bikin decak kagum. Bayangkan saja, dua kampus paling bergengsi di dunia, University of Oxford dan Stanford University, menerimanya. Dan itu belum semuanya. Rupanya, semua lima universitas top Inggris yang dia lamar termasuk UCL, LSE, King’s College London, dan Warwick University juga membuka pintu lebar-lebar untuknya.
Nah, soal Stanford, ini lain lagi ceritanya. Kampus di jantung Silicon Valley itu terkenal super ketat. Tingkat penerimaannya cuma sekitar 3,6%, lho. Jadi, bisa dibilang, dapat tawaran dari sana itu pencapaian yang luar biasa.
Menurut sejumlah saksi, proses seleksi Oxford sendiri bukan main berat. Mischka harus berhadapan dengan tujuh profesor sekaligus. Diskusi akademiknya intens, penuh dengan tantangan analitis yang mendalam. Di satu sisi, Oxford memang simbol kedalaman ilmu. Sementara Stanford, ya, itu adalah pusat inovasi dan kewirausahaan yang melahirkan Google atau Netflix.
Hebatnya lagi, undangan dari Stanford itu datang melalui jalur early scholarship yang sangat eksklusif. Dia terpilih dari ratusan ribu pelamar di seluruh dunia.
Di balik semua itu, Mischka bukan cuma pintar secara akademis. IPK-nya sempurna, 4.0. Dia juga anggota Mensa Indonesia dan Australia, dengan IQ yang masuk dalam 0,1% teratas global. Tapi, sikapnya justru rendah hati. Baginya, setiap kesempatan adalah anugerah yang harus disyukuri.
Artikel Terkait
Wamendagri Apresiasi Capaian Ekonomi Kepri, Soroti Perlu Optimalisasi Belanja Daerah
Tata Cara dan Keutamaan Sholat Dhuha, Ibadah Pagi yang Sarat Harapan
Pemulihan Pascabencana Sumatra: Sumbar Paling Cepat, Aceh Tamiang Masih Butuh Perhatian Serius
KPK Geledah Rumah Kepala Diskominfo Madiun Terkait Kasus Wali Kota Nonaktif