Menyikapi gosip yang kian menjadi, pihak Gedung Putih angkat bicara. Mereka dengan tegas menyebut seluruh cerita ini sebagai konspirasi belaka.
Juru bicara Gedung Putih merujuk pada postingan media sosial Steve Cheung, Direktur Komunikasi mereka.
Jadi, begitulah. Dari sebuah pengumuman jadwal yang dibatalkan, lahirlah rumor besar. Gedung Putih membantah, tapi gelombang pencarian di internet sudah terlanjur meninggi. Di sisi lain, ini menunjukkan betapa sensitifnya informasi atau misinformasi tentang sosok pemimpin di era digital seperti sekarang.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Timur Diperketat Pengawasannya
Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Tewaskan Pemilik Hajatan di Purwakarta
Guru Silat di Serang Diamankan Warga Diduga Lecehkan Murid di Bawah Umur
Buronan Bandar Narkoba The Doctor Ditangkap di Penang Setelah Bersembunyi Sejak 2024