Yang menarik, menurut pengakuan Brigjen Eko, penggeledahan terhadap pengunjung di kedua tempat itu menunjukkan hasil yang seragam: seluruhnya positif menggunakan narkotika. Fakta ini mengindikasikan peredaran yang sudah sangat sistematis dan terang-terangan.
"Kami tidak hanya menangkap pengedar lapangan, tetapi hingga ke level manajemen yang memfasilitasi. Peredaran ini sangat sistematis,"
tegas Eko Hadi Santoso lagi.
Akibat dari operasi ini, kedua tempat hiburan tersebut kini dipasangi garis polisi. Nasib izin usahanya pun dipertaruhkan, akan dievaluasi secara total oleh pihak berwajib. Tampaknya, tindakan tegas ini menjadi peringatan keras bagi dunia hiburan malam di Bali.
Artikel Terkait
Tiga Prajurit TNI Resmi Didakwa Atas Kematian Kepala Cabang Bank
Ahli IT Bongkar Harga Chromebook Rp 6 Juta di E-Katalog Dinilai Jelas Mahal
Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Vital Iran pada 7 April 2026
Warga Lebanon Selatan Mengungsi, Hidup di Antara Dua Tenda di Beirut