Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri di Kebayoran Baru ramai Kamis (22/1/2026) pagi. Suasana khidmat mengisi ruangan itu, diisi oleh lantunan lagu rohani dan doa. Di sanalah, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran dan keluarga besar Polri yang beragama Kristen dan Katolik menggelar Ibadah dan Perayaan Natal Mabes Polri Tahun 2025.
Tahun ini, tema yang diusung cukup menggugah: 'Sukacita Kelahiran Yesus Kristus Memotivasi Polri Dalam Melayani Masyarakat untuk Indonesia Maju'. Tema itu bukan sekadar hiasan spanduk, tapi jadi roh dari seluruh acara.
Rangkaian acara dibuka dengan ibadah yang dipimpin oleh Pastor Yustinus Ardianto dan Pendeta Marcel Saerang. Suasana hening sejenak, sebelum kemudian berganti dengan momen yang penuh makna. Kapolri Sigit, didampingi kedua pemimpin rohani tadi serta Ketua Panitia Brigjen Yohanes Ragil Heru Susetyo, maju untuk menyalakan lilin. Lagu 'Malam Kudus' mengalun lembut, mengiringi prosesi sederhana nan syahdu itu.
Usai ibadah, giliran Jenderal Sigit yang menyampaikan kata-katanya. Dia awali dengan rasa syukur.
"Hari ini kita diberikan kesempatan untuk bersama-sama hadir dalam rangka perayaan Natal untuk umat Kristiani, Katolik-Kristen yang ada di Mabes Polri dan jajaran,"
ujarnya. Namun begitu, pesannya segera merambah ke ranah yang lebih luas. Dia mengingatkan semua personel tentang dinamika tugas yang tak pernah ringan. Kerja keras dan dedikasi tinggi adalah harga mati.
Lebih dari itu, Sigit menekankan soal panggilan untuk menjadi berkat. Baginya, nilai-nilai Natal harus jadi pendorong nyata di lapangan.
"Teruslah menjadi pribadi yang terus bertumbuh dan berbuah di dalam iman masing-masing. Sehingga kehadiran Polri di tengah situasi apapun, selalu bisa membawa berkat, menjadi berkat bagi masyarakat yang kita jaga,"
tegas Kapolri.
Dia lalu melanjutkan. Menjaga nilai kebaikan dan kekudusan dalam setiap tindakan, menurutnya, bukan cuma untuk masyarakat. Itu juga bentuk ibadah. Cara untuk menyenangkan hati Tuhan. "Ini menjadi iman dari kita semua," tuturnya.
Di penghujung sambutan, nada bicaranya mengeras, penuh tekad. Sigit mengajak seluruh jajaran untuk fokus menjaga stabilitas dan keamanan. Targetnya jelas: mengawal visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.
"Kita kawal tahun 2026 ini sehingga semuanya bisa berjalan dengan aman dan baik,"
pungkasnya.
Acara yang berlangsung cukup lama itu dihadiri oleh nyaris seluruh pucuk pimpinan. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo ada di sana. Begitu pula Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada dan Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho. Tak ketinggalan, sejumlah pejabat utama Mabes Polri lainnya, perwira tinggi dari kementerian, Kapolda, Ketua Bhayangkari Daerah, hingga para Atase Kepolisian dari negara sahabat yang bertugas di Indonesia. Mereka semua hadir, merayakan sekaligus menguatkan komitmen.
Artikel Terkait
Kecelakaan Maut di Stasiun Bekasi Timur, 7 Tewas dan 81 Luka-luka
Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah Jadi 7 Orang, 81 Luka-Luka
Dua Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Stasiun Depok Baru Ditangkap
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Stasiun Depok Baru