Festival Adat Budaya Meriahkan HUT ke-254 Kota Pontianak di Taman Digulis
Suasana Taman Digulis Untan Pontianak berubah menjadi pusat keramaian budaya pada Selasa malam, 28 Oktober 2025. Festival Adat Budaya dan Panggung Ekspresi digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-254 Kota Pontianak sekaligus memeriahkan Hari Sumpah Pemuda.
Ragam Kesenian Tradisional Pontianak
Berbagai penampilan seni budaya tampil silih berganti menghibur pengunjung. Mulai dari tari Melayu yang anggun, tari Dayak yang penuh semangat, tari Madura yang energik, hingga tari Japin Berkipas dari Sanggar Japin. Atraksi barongsai juga turut memeriahkan suasana malam itu.
Pontianak: Kota Toleran dengan Kekayaan Budaya
Fahmi, Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pontianak, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengenalkan Pontianak tidak hanya sebagai kota dagang, tetapi juga sebagai kota yang kaya budaya dan toleran.
"Pontianak ini kota yang tenang dan rukun. Bahkan ada masjid dan gereja berdampingan tanpa masalah. Inilah bukti Pontianak layak disebut kota paling toleran," kata Fahmi.
Mengembangkan Potensi Wisata Budaya Pontianak
Fahmi menambahkan bahwa kegiatan seperti Festival Adat Budaya diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat lokal maupun pendatang. "Ke depan, kami ingin Pontianak lebih dikenal lewat kekayaan adat dan budayanya," ujarnya.
Meski tanpa panggung megah, acara berlangsung hangat dan disaksikan oleh banyak penonton. Warga sekitar datang untuk menikmati sajian budaya sambil bersantai di area Taman Digulis Untan, menciptakan malam yang penuh warna dan keceriaan dalam rangkaian perayaan HUT Kota Pontianak.
Artikel Terkait
Aliyah Mundur dari Demokrat, Buka Jalan Suami Maju di Musda Golkar Sulsel
Golkar Makassar: Surat Diskresi untuk IAS Bukan Jaminan Otomatis Jadi Ketua DPD I Sulsel
Pemerintah Targetkan 5.000 Jembatan Gantung Rampung Akhir 2026 untuk Hubungkan Daerah Terpencil
Aktivitas Gempa Gunung Anak Krakatau Meningkat, Status Waspada Belum Berubah