Bapanas Pastikan Pasokan dan Harga Pangan Stabil di Tengah Gejolak Ekonomi Global

- Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB
Bapanas Pastikan Pasokan dan Harga Pangan Stabil di Tengah Gejolak Ekonomi Global

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pasokan dan harga pangan dalam negeri tetap stabil di tengah gejolak ekonomi global yang masih berlangsung. Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan bahwa tidak ditemukan kendala berarti dalam rantai pasokan komoditas strategis nasional.

"Secara prinsip, yang pertama pasokan relatif bagus, tidak ada kendala dari pasokan," ujar Ketut dalam keterangan resminya pada Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa harga sejumlah komoditas strategis mulai menunjukkan tren perbaikan. Harga daging ayam yang sebelumnya berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp39.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Kondisi serupa terjadi pada telur ayam ras yang mengalami penurunan signifikan dari Rp31.000 per kilogram saat Lebaran menjadi Rp27.000 per kilogram.

Sementara itu, untuk komoditas hortikultura, bawang merah masih berada pada level yang relatif tinggi namun cenderung stabil. Adapun cabai rawit merah bertahan di kisaran Rp70.000-an per kilogram, dengan indikasi mulai terjadi penurunan dari sisi produksi. "Cabai rawit merah tetap di angka sekitar Rp70.000-an, tapi masih stabil di posisi itu, sudah mulai turun kalau informasi dari para petani," tutur dia.

Dari sisi pasokan impor, bawang putih dipastikan dalam kondisi aman tanpa kendala distribusi. Harganya pun relatif stabil di kisaran Rp37.000 hingga Rp40.000 per kilogram di berbagai pasar.

Dalam kunjungan ke Pasar Induk Beras Cipinang, Bapanas mendapati ketersediaan beras dalam kondisi melimpah. Beragam jenis beras, mulai dari kelas medium, premium, hingga beras khusus tersedia cukup banyak di pasaran dengan harga yang relatif wajar. "Kondisi ini semakin memperkuat sinyal bahwa pasokan beras nasional dalam kondisi terkendali," ujar Ketut.

Hasil pantauan di Pasar Rawamangun dan ritel modern seperti Transmart Cempaka Putih juga menunjukkan bahwa beras SPHP tersedia dengan harga sesuai ketentuan, yakni Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 per kemasan lima kilogram.

Namun demikian, Bapanas mencatat bahwa ketersediaan MinyaKita masih belum merata di pasar. Pemerintah, menurut Ketut, akan segera melakukan langkah percepatan distribusi untuk mengatasi persoalan tersebut.

"Nah kemudian memang di sini MinyaKita relatif masih belum kita lihat. Tentu kita akan rapatkan dengan Bulog, dengan tim semua, dengan beberapa produsen untuk segera melakukan pasokan DMO minyak kita, sehingga MinyaKita bisa didistribusikan di seluruh pasar, khususnya di DKI," kata Ketut.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar