Lazio secara resmi menunjuk Gennaro Gattuso sebagai pelatih kepala untuk musim kompetisi 2026/2027. Langkah ini diumumkan melalui laman resmi klub pada Selasa (23/6) dan menjadi sinyal ambisi besar klub raksasa Serie A Italia itu untuk bangkit setelah melalui musim yang mengecewakan di kompetisi domestik.
Penunjukan Gattuso terjadi hanya beberapa saat setelah ia mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Italia. Mantan gelandang legendaris AC Milan tersebut memutuskan mundur dari posisi pelatih Gli Azzurri setelah gagal membawa Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Kegagalan itu menjadi pukulan telak bagi publik sepak bola Italia yang harus rela melihat negaranya kembali absen di panggung terbesar dunia. Kini, dalam usia 48 tahun, Gattuso mendapatkan panggung baru untuk membuktikan kembali kapasitas taktisnya di level klub.
“Klub dengan hangat menyambut pelatih baru kami dan yakin pengalaman, profesionalisme, serta determinasi yang dimilikinya akan membantu klub mencapai target-target yang telah ditetapkan,” tulis pernyataan resmi Lazio.
Di kursi kepelatihan Lazio, Gattuso menggantikan posisi Maurizio Sarri yang telah berpisah dengan klub sejak Mei lalu. Perubahan besar ini terpaksa dilakukan manajemen Biancocelesti setelah tim tampil melempem sepanjang musim 2025/2026. Lazio tercatat hanya mampu finis di peringkat kesembilan klasemen akhir Serie A. Satu-satunya hiburan hampir juara didapat dari ajang Coppa Italia, namun mereka harus puas menjadi runner-up setelah ditumbangkan Inter Milan di partai final.
Meski karier kepelatihannya kerap diterpa naik-turun, Gattuso bukanlah sosok asing di kompetisi tertinggi Italia. Prestasi terbaiknya di level klub terjadi saat ia menukangi Napoli, di mana ia sukses mempersembahkan gelar juara Coppa Italia pada tahun 2020. Manajemen Lazio berharap karakter kuat, disiplin baja, serta semangat juang tinggi yang melekat pada diri Gattuso sejak menjadi pemain bisa menular dan mengubah mentalitas skuad Lazio yang sempat terpuruk.
Tugas berat sudah menanti sang juara Dunia 2006 ini. Gattuso dituntut untuk segera mengembalikan konsistensi permainan Lazio sekaligus membawa klub kembali menembus zona Eropa. Dengan ekspektasi tinggi dari suporter, ia harus cepat meracik strategi agar Lazio mampu bersaing sengit dengan klub-klub elite Serie A lainnya seperti Inter Milan, Juventus, AC Milan, dan Napoli. Langkah ini sekaligus menandai dimulainya era baru pasca-Sarri.
Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) hingga saat ini belum menunjuk pelatih permanen pasca-kepergian Gattuso. Kursi pelatih Gli Azzurri sementara ini masih diduduki oleh pelatih interim, Silvio Baldini, yang menjabat sejak April lalu. Berdasarkan laporan media-media Italia, nama Roberto Mancini mencuat sebagai kandidat terkuat untuk kembali menukangi Timnas Italia. Mancini, yang sukses membawa Italia juara Euro 2020 sebelum mundur pada 2023, dinilai sebagai sosok yang tepat untuk membangun ulang reputasi Gli Azzurri setelah gagal ke Piala Dunia 2026.
Artikel Terkait
Kemendag Lepas Ekspor Fabrikasi Baja Struktural ke Kanada Senilai Rp3,85 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal dari Perbatasan Kalimantan
Ronaldo Cetak Sejarah: Gol di Enam Edisi Piala Dunia Berbeda
Inggris vs Ghana Perebutkan Puncak Klasemen Grup L Piala Dunia 2026, Pemenang Laga Langsung Lolos ke 32 Besar