Hujan deras mengguyur Tulungagung pada Jumat sore kemarin. Tak tanggung-tanggung, curah hujan tinggi itu berlangsung hampir tiga jam, dan ujungnya memicu dua bencana di wilayah berbeda.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung bergerak. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmadji, mereka menerima laporan tanah longsor di Kecamatan Sendang dan angin kencang yang menerjang Kecamatan Ngantru.
"Kami menerima laporan bencana longsor di Kecamatan Sendang dan angin kencang di Kecamatan Ngantru," jelasnya.
Longsor terjadi persis di Dusun Ngrejeng, Desa Geger. Material tanah dari lereng itu mengalir deras, menutup total akses jalan menuju Dusun Turi. Sementara itu, di sisi lain kota, angin kencang mengamuk.
Setidaknya 18 rumah di Desa Kepuhrejo dan Desa Pohok, Kecamatan Ngantru, mengalami kerusakan. Untungnya, kerusakannya masih tergolong ringan.
Artikel Terkait
Lebih dari 2.500 Pengunjung Padati Kawasan Monas Saat Libur Jumat Agung
Apindo Desak Pemerintah Beri Stimulus Terarah untuk Industri Padat Karya Antisipasi Dampak Perang
Polisi Bekasi Ringkus Tiga Pelaku Penyiaram Air Keras Berencana
Kolaborasi ITB dan IIDI Pasok Air Bersih untuk 1.000 Jiwa di Agam Pascabanjir