Dari total delapan titik yang digerebek, polisi menyita barang bukti yang jumlahnya tidak sedikit.
Ada 793 tabung gas berbagai ukuran diamankan. Rinciannya, 435 tabung ukuran 3 kg, 331 tabung 12 kg, dan 27 tabung 5,5 kg.
Tak cuma itu, alat suntik sebanyak 76 buah, empat timbangan, dan satu unit mobil pickup juga ikut diamankan.
Penggerebekan berlangsung dalam dua tahap. Yang pertama di wilayah Sukaraja, Selasa malam lalu. Di lokasi ini, polisi mengamankan puluhan tabung dan peralatan. Salah satu pelaku berinisial H kabur, dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Sedangkan lokasi kedua ada di Desa Dayeuh, Cileungsi. Penggerebekan Kamis siang itu berhasil mengamankan pasangan suami istri berinisial S dan H. Tujuh titik pengoplosan di lokasi ini dibersihkan aparat.
Menurut Wikha, operasi ini menunjukkan komitmen polisi untuk menindak tegas praktik yang merusak tatanan distribusi dan merugikan banyak pihak. Namun begitu, ia mengakui modus seperti ini seringkali berpindah-pindah, butuh pengawasan terus-menerus dari masyarakat.
Artikel Terkait
Hujan Deras Tiga Jam Picu Longsor dan Angin Kencang di Tulungagung
Putin dan Erdogan Desak Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah
Korlantas Polri Genjot Penegakan Hukum Digital untuk Atasi Over Dimension dan Overload
Jerman Minta Tiongkok Gunakan Pengaruh di Iran untuk Perundingan dengan AS