Hujan deras mengguyur Tulungagung pada Jumat sore kemarin. Tak tanggung-tanggung, curah hujan tinggi itu berlangsung hampir tiga jam, dan ujungnya memicu dua bencana di wilayah berbeda.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung bergerak. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmadji, mereka menerima laporan tanah longsor di Kecamatan Sendang dan angin kencang yang menerjang Kecamatan Ngantru.
"Kami menerima laporan bencana longsor di Kecamatan Sendang dan angin kencang di Kecamatan Ngantru," jelasnya.
Longsor terjadi persis di Dusun Ngrejeng, Desa Geger. Material tanah dari lereng itu mengalir deras, menutup total akses jalan menuju Dusun Turi. Sementara itu, di sisi lain kota, angin kencang mengamuk.
Setidaknya 18 rumah di Desa Kepuhrejo dan Desa Pohok, Kecamatan Ngantru, mengalami kerusakan. Untungnya, kerusakannya masih tergolong ringan.
Artikel Terkait
Bus Restu Terguling di Tol Jombang, 1 Tewas dan 34 Luka Diduga Akibat Ban Pecah
Empat Pekerja Tewas Terjatuh ke Tangki Air di Proyek Jagakarsa
Jenazah Tiga Prajurit Garuda Gugur di Lebanon Tiba Besok
Riset: Operasi Ketupat 2026 Berjalan Baik, Angka Kecelakaan Turun 30 Persen