Nico Paz Tolak Kembali ke Real Madrid, Pilih Bertahan di Como

- Rabu, 27 Mei 2026 | 15:40 WIB
Nico Paz Tolak Kembali ke Real Madrid, Pilih Bertahan di Como

Gelandang muda Como 1907, Nico Paz, dikabarkan menolak opsi kembali ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini. Pemain berusia 21 tahun itu justru lebih memilih bertahan di klub Serie A tersebut untuk musim depan.

Keputusan ini menjadi kejutan mengingat Real Madrid memiliki klausul pembelian kembali dalam kesepakatan transfer Paz ke Como. Selama dua musim terakhir, Paz tampil gemilang di Italia dan menjadi salah satu pemain kejutan di Liga Italia. Kepulangannya ke Santiago Bernabeu sempat dianggap tak terelakkan.

Namun, berdasarkan laporan yang beredar, Paz kini menyatakan keraguan untuk kembali ke ibu kota Spanyol. Ia justru ingin bertahan di Como setidaknya satu musim lagi, terutama setelah membantu tim asuhan Cesc Fabregas lolos ke Liga Champions musim depan. Rasa nyaman yang telah terbangun di klub Serie A itu menjadi faktor utama dalam pertimbangannya.

Di sisi lain, Real Madrid hanya memiliki waktu dua minggu untuk mengaktifkan klausul pembelian kembali tahun ini. Jika tidak dimanfaatkan, mereka harus menunggu hingga 2027 untuk bisa memboyong Paz kembali. Situasi ini menempatkan Los Blancos dalam posisi yang harus segera memutuskan langkah.

Menurut jurnalis transfer ternama, Di Marzio, Paz telah secara jelas menyampaikan keinginannya untuk menunda kepindahan ke Real Madrid. Meskipun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan klub raksasa Spanyol tersebut. Paz disebut akan menerima kepulangannya jika Real Madrid memaksakan opsi tersebut sekarang, meskipun keinginan pribadinya adalah bertahan di Como.

Jika kembali ke Real Madrid, Paz kemungkinan besar akan mendapatkan tempat di skuad utama. Namun, perannya diprediksi tidak akan sepenting posisinya saat ini di Como, di mana ia menjadi andalan di lini tengah. Faktor lain yang turut memengaruhi keputusan transfer ini adalah kabar bahwa Jose Mourinho akan menangani Real Madrid pada musim depan. Siapa pun pelatih yang nantinya duduk di kursi Bernabeu akan menjadi penentu nasib Paz di klub tersebut.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar