TNI AU Buka Pendaftaran Bintara Gelombang Kedua hingga 20 Juni 2026

- Rabu, 27 Mei 2026 | 15:45 WIB
TNI AU Buka Pendaftaran Bintara Gelombang Kedua hingga 20 Juni 2026

TNI Angkatan Udara kembali membuka pendaftaran Bintara untuk gelombang kedua tahun ini, memberikan kesempatan bagi generasi muda yang bercita-cita mengabdi sebagai garda terdepan pertahanan negara. Proses rekrutmen ini akan berlangsung hingga 20 Juni 2026, sebagaimana diumumkan melalui laman resmi Rekrutmen TNI AU.

Bagi warga negara yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs rekrutmen.tni-au.mil.id. Namun, setiap calon peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan, baik bersifat umum maupun khusus, sebelum mengikuti tahapan seleksi.

Secara umum, calon pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia yang sehat jasmani dan rohani. Kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 menjadi syarat mutlak. Selain itu, peserta tidak boleh memiliki catatan kriminal dan tidak sedang dalam status kehilangan hak menjadi prajurit.

Di sisi lain, terdapat persyaratan khusus yang harus dipenuhi. Calon Bintara tidak boleh berstatus sebagai anggota atau mantan anggota TNI, Polri, maupun Pegawai Negeri Sipil. Latar belakang pendidikan minimal adalah lulusan SMA atau sederajat dari semua jurusan, atau lulusan D3 untuk jurusan tertentu. Tinggi badan minimal bagi pria adalah 163 sentimeter, sedangkan bagi wanita 157 sentimeter. Peserta juga harus belum pernah menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama. Khusus bagi atlet berprestasi, diperlukan surat rekomendasi dari pembina cabang olahraga TNI AU.

Proses pendaftaran dimulai dengan mengunjungi laman resmi rekrutmen. Setelah mendaftar secara daring, calon peserta wajib melakukan daftar ulang ke kantor Dinas Personel Lanud ZAM yang beralamat di Jalan Adisutjipto Nomor 1, Rembiga, Selaparang, Mataram, Nusa Tenggara Barat, dengan membawa berkas administrasi yang diminta. Selanjutnya, peserta harus mengikuti serangkaian tes sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh panitia.

Pihak TNI AU mengingatkan bahwa seluruh proses pendaftaran ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Calon peserta diimbau untuk tetap waspada terhadap segala bentuk modus penipuan yang menjanjikan kelulusan secara instan. Persiapan mental, fisik, dan semangat pengabdian menjadi kunci utama bagi siapa pun yang ingin bergabung menjadi bagian dari Bintara TNI AU. (Adrian Bachtiar)

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar