“Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegasnya.
Imbauan praktis juga disampaikan. Warga yang merasakan guncangan disarankan untuk menjauhi bangunan yang tampak retak atau rusak. Sebelum kembali masuk ke dalam rumah, ada baiknya memeriksa kondisi struktur bangunan terlebih dahulu.
“Periksalah dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pesannya.
Yang tak kalah penting, dia berharap masyarakat hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG. Informasi tersebut disebarluaskan melalui kanal komunikasi resmi yang sudah terverifikasi, untuk menghindari kesimpangsiuran data.
Gempa yang memicu peringatan ini tercatat berkekuatan magnitudo 7,6. Episenter gempa berada di perairan Bitung, yang melintasi wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Artikel Terkait
Dewan Keamanan PBB Kecam Israel atas Serangan yang Tewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Gempa M 7,6 Guncang Sulut, Tsunami Terdeteksi hingga 75 cm di Minahasa Utara
AS Kehilangan 16 Drone MQ-9 Reaper Senilai Ratusan Juta Dolar dalam Operasi Gabungan dengan Israel
Trump Desak Sekutu Buka Kembali Selat Hormuz, Alihkan Beban dari AS